Sidang Ferdy Sambo

Ronny Talapessy Ungkap Posisi Bharada E di Kasus Ferdy Sambo Cs: Hanya Pelaku yang Diperalat

Ronny Talapessy selaku tim kuasa hukum Richard Eliezer membeberkan posisi kliennya dalam kasus Ferdy Sambo Cs

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
kolase Tribun Jambi
Bharada E, terdakwa pembunuhan berencana Brigadir Yosua sampaikan Nota Pembelaan atas tuntutan 12 tahun penjara oleh jaksa penuntut umum 

Jaksa Paris menuturkan Bharada E dituntut 12 tahun penjara seusai dinilai terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah dalam pembunuhan berencana terhadap Brigadir Yosua.

"Hal-hal yang memberatkan terdakwa merupakan eksekutor yang mengakibatkan hilangnya nyawa korban Nofriansyah Yosua Hutabarat," katanya.

Putri Candrawati Ngotot Dilecehkan Brigadir Yosua

Putri Candrawati kembali menyebutkan bahwa dirinya menjadi korban pelecehan seksual yang diduga dilakukan almarhum Brigadir Yosua Hutabarat.

Klaim tersebut disampaikannya saat menyampaikan Nota Pembelaan atau pledoi atas tuntutan 8 tahun pidana penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Saat membacakan pembelaan tersebut, Putri tampak menangis.

Istri Ferdy Sambo itu menangis saat membacakan bagian kekerasan seksual yang diklaim dialaminya di Rumah Magelang pada 7 Juli 2023.

"Sore hari 7 Juli 2022, saat kebahagiaan perayaan ulang tahun perkawinan kami masih bergemuruh dalam pikiran dan perasaan, saya mengalami sebuah kejadian yang sangat menyakitkan," ujar Putri sembari terisak.

Baca juga: Sampaikan Nota Pembelaan di Kasus Sambo Cs, Putri Candrawati: Saya Disebut Perempuan Tua Mengada-Ada

Sembari menangis, Putri bercerita bahwa dirinya tak hanya dirudapaksa alias diperkosa.

Putri juga mengaku mengalami penganiayaan oleh ajudan suaminya, Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir Yosua.

"Yosua melakukan perbuatan keji. Dia memperkosa, menganiaya saya," katanya.

Kemudian Putri juga mengaku diancam oleh Brigadir Yosua.

Menurutnya, Brigadir Yosua mengancam akan membunuh Putri dan anak-anaknya.

"Dia mengancaman akan membunuh saya jika ada orang lain yang mengetahui apa yang dia lakukan. Dia mengancam membunuh anak-anak yang saya cintai," ujar Putri.

Putri pun tak menyangka bahwa ajudan yang dipercayainya melakukan perbuatan seperti itu. Sebab menurutnya, Brigadir Yosua telah dianggap sebagai keluarga olehnya.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved