Bawaslu RI: SAD di Jambi Juga Harus Menjadi Aktor Pada Pemilu
Di Provinsi Jambi ada beberapa Kabupaten yang menjadi tempat Suku Anak Dalam (SAD).
Penulis: Sopianto | Editor: Teguh Suprayitno
TRIBUNJAMBI.COM,MUARATEBO- Di Provinsi Jambi ada beberapa Kabupaten yang menjadi tempat Suku Anak Dalam (SAD).
Salah satunya di Kabupaten Tebo, bahkan di Tebo ada ada sekitar 6 titik yang menjadi tempat penghunian SAD.
Kecamatan Muara Tabir, tepatnya Desa Tanah Garo penghuni SAD-nya cukup banyak, bahkan SAD tersebut sudah menetap dan berkehidupan di sana.
Bagian dari warga Negara Indonesia, SAD juga ingin berpartisipasi untuk memilih dan menententukan pemimpin saat Pemilu.
Suku Anak Dalam (SAD) yang berdomisili di Desa Tanah Garo, minta dibuatkan Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Pemilu 2024 mendatang dilokasi tempat tinggalnya.
Hal itu disampaikan salah satu SAD ketika Pimpinan Bawaslu turun ke Desa Tanah Garo, Kamis (19/1/2023).
Baca juga: Ketemu Bawaslu RI, SAD di Tebo Minta Buatkan TPS Khusus Saat Pemilu 2024
Lolly Suhenty Pimpinan Bawaslu RI menyampaikan, SAD hak pilihnya sama seperti warga Indonesia lainnya.
"Hak pilihnya nilainya satu, hak pilihnya sama, tidak ada yang membendakan hak pilihnya dengan saya, kita," ungkapnya.
Menurutnya, SAD juga harus menjadi aktor, kepemiluan, mereka bukan penonton, mereka bukan hanya bisa dimobilisasi untuk nyoblos tapi memang mereka yang punya hak untuk menentukan pemimpin masa depan.
"Karena itu, cara pandang Bawaslu terhadap SAD adalah Aktor dalam pemily kita sama seperti partai politik, sama seperti calon perseorangan, sama dengan calon suara saya nilainya satu," ujarnya.
Sebagian SAD di Jambi, ada yang tidak bisa baca tulis, kata Lolly soal keterbatasan ini menjadi perhatian Bawaslu, ke depannya Bawaslu bukan sekedar sosialisasi menentukan orang yang dipilih.
Baca juga: Dukcapil Klaim 30 Persen Warga SAD Tebo Belum Punya NIK
"Diharapkan sosialisasi kedepan bukan hanya menentukan ini lho oarng yang kalian pilih, tapi bagaimana cara kalian memilih," ungkapnya
Bagaimana cara kalian memilih butuh praktek, butuh waktu yang berulang-ulang, ini yang menjadi salah satu bawaslu, bisa saja nanti soal sosialisasi cara memilih ini bahkan masivitasnya bisa dilalukan teman-teman KPU karena mereka yang punya daya jangkau banyak, KPU juga memastikan sosialisasi berjalan benar.
"Nanti bersama-sama Bawaslu kita akan dorong itu," ungkapnya.
Dirinya juga menyampaikan, bukan hanya sekedar memginformasikan orang yang layak dipilih, yang bisa dipilih calon-calon nya tetapi memastikan SAD tahu cara memilih.
Ketua MUI Jambi Apresiasi Mahasiswa, Ingatkan Aksi Demo Jangan Anarkis |
![]() |
---|
Pernyataan Sikap Organisasi Lintas Iman Provinsi Jambi: Jaga Indonesia, Jaga Jambi |
![]() |
---|
Properti DPRD Provinsi Jambi Diamankan, Kerusakan Terlihat Pasca Demo Ricuh |
![]() |
---|
Hesti Haris Tinjau Pendidikan Anak SAD di Desa Hajran Batang Hari Jambi |
![]() |
---|
Rayap Besi Berkaki Dua Beraksi saat Demo di Provinsi Jambi Viral: Cair |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.