Sidang Ferdy Sambo

Buntut Penembakan Brigadir Yosua, Ratusan Mahasiswa Minta Hakim Hukum Ferdy Sambo Seberatnya

Majelis Hakim diminta menghukum mantan Kadiv Propam, Ferdy Sambo, terdakwa pembunuhan berencana Brigadir Yosua Hutabarat dihukum seberat-seberatnya.

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Ist
massa Amppuh demo sidang Ferdy Sambo 

TRIBUNJAMBI.COM - Majelis Hakim diminta menghukum mantan Kadiv Propam, Ferdy Sambo, terdakwa pembunuhan berencana Brigadir Yosua Hutabarat dihukum seberat-seberatnya.

Permintaan itu disampaikan ratusan massa dari Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Peduli Hukum (AMPPUH) Republik Indonesia yang menggelar demonstrasi di depan Kantor Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (5/1/2023).

Massa menuntut Hakim dan JPU agar obyektif dalam menangani kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Yosua Hutabarat.

Dalam perkara tersebut yang menjadi terdakwa yakni Ferdy Sambo Cs.

Mahasiswa itu juga meminta persidangan tersebut tidak seperti drama korea yang penuh drama dan kebohongan.

Massa datang dengan membawa berbagai poster dan spanduk yang bertuliskan 'Jangan Jadikan Kasus Sambo Seperti Drama Korea', Meminta JPU Menuntut Hukuman Mati Ferdy Sambo CS' hingga 'Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Peduli Hukum (AMPPUH) 'Mengimbau seluruh masyarakat Indonesia Untuk mengawal dan mengawasi persidangan kasus Pembunuhan berencana terhadap Brigadir J demi tegaknya hukum di Indonesia'.

Baca juga: Kesaksian Richard Eliezer, Ferdy Sambo Perintahkan Ricky Cek HP Brigadir Yosua

"Kami apresiasi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melalui Timsus terkait penanganan dalam kasus pembunuhan berencana ini sampai kasus ini ke persidangan. Namun kami tetap akan mengawasi dan mengontrol kasus ini sampai Majelis Hakim memutuskan hukuman yang seberat-beratnya kepada Ferdy Sambo CS," kata Kordinator aksi, Novrizal Taupan Nur.

Dalam aksi itu, massa mendesak agar Majelis Hakim Sidang kasus Sambo CS agar jangan percaya sandiwara dengan tangisan air mata" Ferdy Sambo CS.

Pihaknya menilai bahwa masyarakat Indonesia sudah cerdas dan sampai berkali-kali di "prank" oleh Ferdy Sambo.

"Masyarakat Indonesia semua sudah cerdas, berbagai sandiwara layaknya drama korea telah dipertontonkan oleh Sambo CS, sudah jelas-jelas salah masih berkilah. Sebagai mahasiswa dan pemuda kami meyakini bahwa panglima tertinggi di Negara ini adalah hukum, kami dan semua masyarakat Indonesia tidak rela hukum dipermainkan seperti ini," tegasnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Koordinator Lapangan Muthalib Yamko. Dia memastikan akan terus memantau perkembangan jalan sidang kasus tersebut.

Baca juga: Richard Eliezer Diperiksa Sebagai Terdakwa, Ferdy Sambo Jadi Saksi Obstruction of Justice

"Jikalau perlu, kami setiap pekan akan melakukan aksi unjuk rasa di depan PN ini sebagai wujud konsistensi dalam mengawal kasus ini" tambah Muthalib dikutip dari Tribunnews.com.

Dia melanjutkan bahwa semua warga negara sama di mata hukum dan tidak ada yang kebal hukum termasuk Ferdy Sambo dkk.

"Tidak ada orang yang kebal hukum, semua warga masyarakat dan bahkan pejabat termasuk pelayan masyarakat serta siapapun harus tunduk pada hukum dan juga peraturan perundang undangan yang ada, termasuk Ferdy Sambo dan semua pelaku pembunuhan berencana Brigadir J," tandasnya.

Bharada E Kembali Mengaku Salah dan Menyesal

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved