Sidang Ferdy Sambo
Mengapa Bharada E Berani Tembak Brigadir Yosua? Ini Hasil Psikologi Forensik
Di PN Jakarta Selatan, ahli Psikologi Forensik, Reni Kusumowardhani, membeberkan hasil pemeriksaan yang dilakukannya terhadap Richard Eliezer
Penulis: Suang Sitanggang | Editor: Suang Sitanggang
Kasus ini awalnya disebut baku tembak, sesuai skenario bohong yang dibuat Ferdy Sambo.
Setelah muncul tekanan publik yang sangat besar, akhirnya Kapolri bentuk tim khusus, dan membongkar kebohongan tersebut.
Tidak ada baku tembak di Duren Tiga, dan tidak ada pelecehan di rumah dinas itu, yang terjadi adalah penembakan searah.
Bharada E sudah mengakui melakukan penembakan. Dia bilang Ferdy Sambo juga turut serta.
Namun Ferdy Sambo membantah turut menembak. Dia bilang hanya Bharada E yang menembak. (*)
Baca juga: Analisa Mantan Hakim, Andai Benar Ferdy Sambo Tak Ikut Tembak Brigadir Yosua
Baca juga: Kesaksian Kriminolog di Sidang Ferdy Sambo Cs Pulihkan Martabat Brigadir Yosua
Baca juga: Polda Jambi Resmi Naikkan Kasus Penganiayaan Mahasiswa Disabilitas oleh Dosen Unja ke Penyidikan