Sidang Ferdy Sambo

Mengapa Bharada E Berani Tembak Brigadir Yosua? Ini Hasil Psikologi Forensik

Di PN Jakarta Selatan, ahli Psikologi Forensik, Reni Kusumowardhani, membeberkan hasil pemeriksaan yang dilakukannya terhadap Richard Eliezer

Penulis: Suang Sitanggang | Editor: Suang Sitanggang
WARTA KOTA/YULIANTO
Bharada Richard Eliezer 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Di PN Jakarta Selatan, ahli Psikologi Forensik, Reni Kusumowardhani, membeberkan hasil pemeriksaan yang dilakukannya terhadap Richard Eliezer alias Bharada E.

Perempuan yang merupakan Ketua Asosiasi Psikologi Forensik Indonesia (Apsifor) itu mengatakan, Bharada E punya kepatuhan pada atasan yang tinggi.

Juga tercermin ketidakberanian untuk melakukan penolakan, meskipun sebetulnya perintahnya ada sesuatu yang merusak.

Penolakan tak mampu dilakukannya untuk perintah yang berasal dari pangkat sangat tinggi di atasnya.

"Ada perbedaan status yang dimiliki Bapak Richard dengan Bapak Sambo, yang menurut hasil pemeriksaan ini mengakibatkan dirinya memiliki satu kepatuhan dan ketidakberanian untuk menolak," kata Reni yang dihadirkan sebagai ahli pada sidang pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat.

Pada kesaksian sebelumnya, Bharada E mengakui dia menembak Brigadir Yosua di Duren Tiga 46.

Dia menyebut sebelum penembakan, sudah ada juga perencanaan di Rumah Jalan Saguling.

Di sana, dia mengaku diperintahkan Ferdy Sambo untuk mengisi peluru dan bertugas menembak Yosua.

Ketika tiba di Duren Tiga, Richard mengatakan dia mendengar Ferdy Sambo yang berdiri di sampingnya memberi perintah tembak hingga tiga kali.

Baca juga: Hasil Penelitian Kepribadian Putri Candrawati Terdakwa Pembunuhan Brigadir Yosua

Kepribadian Bharada E

Reni mengungkapkan bagaimaan kondisi kepribadian Bharada Richard Eliezer.

"Richard, secara umum tingkat kercerdasan biasa, tergolong rata-rata," ungkap Reni.

Selanjutnya potensi intelektual telah digunakan secara maksimal.

"Memiliki kapasitas intelektual yang relatif baik terutama menghadapi tugas praktis dan sederhana di dalam kehidupan sehari-harinya," papar Reni.

Selain itu, kapasitas dan fungsi memorinya juga baik.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved