Seberapa Penting Pelatihan Petugas Regsosek Tahun 2022?

Dalam dunia statistik, pengumpulan data tidak terlepas dari yang namanya kesalahan baik itu kesalahan secara teknis

Editor: Rahimin
istimewa
Di Kabupaten Sarolangun diadakan pelatihan petugas Regsosek. 

Seberapa Penting Pelatihan Petugas Regsosek Tahun 2022?

TRIBUNJAMBI.COM - Kegiatan Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) Tahun 2022 di setiap Kabupaten masih dalam tahapan awal.

Sejumlah persiapan dilakukan, salah satunya adalah pelatihan petugas Regsosek.

Di Kabupaten Sarolangun sendiri, pelatihan petugas Regsosek sedang hangat-hangatnya mengingat terdapat 4 gelombang pelatihan petugas yang dilaksanakan mulai dari 6 sampai 13 Oktober 2022.

Terdapat 500 petugas yang terdiri dari 383 Petugas Pendataan Lapangan (PPL), 99 Petugas Pemeriksaan Lapangan (PML) dan 18 Koordinator Sensus Kecamatan (Koseka).

Lantas sepenting apa pelatihan petugas ini untuk kegiatan Regsosek Tahun 2022?

Dalam dunia statistik, pengumpulan data tidak terlepas dari yang namanya kesalahan baik itu kesalahan secara teknis yang sering disebut sampling error maupun non-teknis atau human error. Berbicara mengenai human error, maka kesalahan bisa terjadi pada saat melakukan wawancara, menuliskan isian ke kuesioner atau bahkan saat melakukan pengolahan data (entry data).

Kesalahan memang hal yang manusiawi terjadi apalagi saat menyampaikan maksud dalam berkomunikasi. Human error yang secara tidak langsung bisa berasal dari kontribusi petugas pendata maupun responden sendiri. Contohnya saja saat menanyakan anggota keluarga yang tinggal dalam rumah saat ini. Jika petugas pendata tidak kuat dalam memegang konsep dan definisi keluarga dan penduduk, maka mungkin presisi jawaban responden banyak yang meleset.

Namun semanusiawi apapun kesalahan, pengumpulan data yang terbaik adalah ketika kesalahan tersebut dapat ditekan seminimin mungkin. Apalagi kegiatan Regsosek Tahun 2022 bertujuan untuk menyediakan basis data seluruh penduduk yang nantinya akan terhubung dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) serta basis data lainnya sampai level desa atau kelurahan. Maka dari itu, dibutuhkan upaya yang luar biasa agar pendataan bisa akurat dan tercapai seratus persen. Pelatihan petugas menjadi salah satu upaya agar potensi kesalahan di lapangan yang dibawa petugas bisa terhindarkan.

Mulai dari konsep dan definisi yang kuat, penguasaan terhadap kuesioner yang harus diisi sampai cara bertutur, berkomunikasi dan berkelakuan yang baik menjadi poin prioritas pada pelatihan petugas Regsosek Tahun 2022. Jika petugas pendata bisa menyampaikan setiap butir pertanyaan kuesioner dengan sangat baik, maka setengah dari amanah lapangan sudah bisa kita pegang. Lalu, setengahnya lagi apa? Tentu saja, tinggal upaya terbaik saat mendata di lapangan dalam kondisi apapun. Tak lupa, selepas pelatihan petugas selesai, kita harus terus melangitkan do’a agar para pendata tetap sehat dan bertemu dengan para responden yang penuh kesabaran dan kejujuran. Tunggu kedatangan petugas Regsosek di rumah Sahabat Data ya. Jawaban Sahabat Data membantu mewujudkan data yang berkualitas. (Data Jambi/Regsosek)

Baca berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: 5 Hari Jelang Pendataan Awal Regsosek

Baca juga: BPS Provinsi Jambi akan Memulai Regsosek 15 Oktober-14 November 2022 hingga ke Pelosok Daerah

Baca juga: Hari Statistik Nasional, BPS Jambi Beri Penghargaan & Sosialisasi Regsosek dan Sensus Pertanian 2023

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved