Berita Jambi

Polda Jambi Tahan 6 Truk Batu Bara yang Sebabkan Ambulans Terjebak Macet Belasan Jam

Ditlantas Polda Jambi, menahan truk angkutan batu bara yang patah as akibat kelebihan muatan di Jalan Lintas Jambi-Batanghari beberapa waktu lalu.

Penulis: Aryo Tondang | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi/musawira
Mobil ambulans membawa jenazah bayi bersama orang tua nya dan keluarganya dari RSUD Hamba Muara Bulian menuju Desa Jelutih Kecamatan Batin XXIV Batanghari, Jambi terjebak macet. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Ditlantas Polda Jambi, menahan truk batu bara yang patah as akibat kelebihan muatan di Jalan Lintas Jambi-Batanghari beberapa waktu lalu.

Di mana, akibat kerusakan tersebut, jalur lalu lintas Batanghari-Jambi hingga Jambi-Sarolangun macet total.

Direktur Lalu Lintas Polda Jambi, Kombes Pol Dhafi menjelaskan, saat ini, pihaknya telah mengamankan 6 unit truk batu bara yang melanggar tonase dan patah as, yang menimbulkan kemacetan, hingga mobil ambulans yang membawa jenazah terjebak hingga belasan jam.

"Truk batu bara itu mengalami patah as di tempat yang berbeda. Selain itu, ada satu angkutan ekspedisi yang selongsong as nya juga lepas," ujarnya, Rabu (14/9/2022).

Kemacetan panjang terjadi mulai dari perbatasan Kabupaten Muaro Jambi hingga Kabupaten Batanghari sampai perbatasan Kabupaten Sarolangun.

"Untuk kendaraan truk angkutan batubara yang mengalami patah as itu pasti akan ditahan mobilnya, dan pastinya perusahaannya dilaporkan ke Kementerian SDM atau Dirjen Minerba," kata Dhafi.

Dijelaskan Dhafi, patah as terjadi karena muatan tonase melebihi aturan yang ditetapkan.

"Itu semuanya lebih dari 11,5 ton. Kita tahan, tidak boleh dikeluarkan sampai betul-betul melaksanakan sidang," tuturnya.

Sidang ini akan dilaksanakan manual, saat sidang selesai kendaraan bisa dikeluarkan satu hingga dua minggu setelahnya.

"Supaya dari Kementerian SDM bisa memberikan sanksi kepada perusahaannya, supaya lebih atensi kepada tonasenya sehingga tidak menimbulkan patah as," jelas Dhafi.

Kemacetan panjang terjadi juga karena lebar jalan hanya 6,5 meter, hingga jika adanya kendaraan lain yang mati akan rentan terjadi kemacetan.

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: BPBD Provinsi Jambi Lakukan Mitigasi Bencana Jelang Musim Hujan

Baca juga: Wakil Walikota Jambi Sampaikan Jawaban Atas Pandangan Umum Fraksi-fraksi

Baca juga: BREAKING NEWS Longsor di Bedeng Dua Kerinci, Dua Orang Dilaporkan Ikut Tertimbun

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved