Mendata Pelaku Usaha berbasis Online (di Tanjung Jabung Timur
Survei E-Commerce dilakukan terhadap usaha yang memasarkan produknya secara online dan terdapat transaksi penjualan melalui internet.
Mendata Pelaku Usaha berbasis Online (di Tanjung Jabung Timur
Penulis: Muhammad Zulky Al Amri SST, M.Si
TRIBUNJAMBI.COM - Pesatnya kemajuan teknologi berbasis jaringan elektronik paling terasa salah satunya dalam bidang perdagangan, atau biasa disebut dengan Electronic Commerce (E-Commerce).
Fenomena ini mendorong pemerintah melalui BPS untuk melakukan pendataan E-Commerce di seluruh wilayah Indonesia, termasuk Kabupaten Tanjab Timur.
Survei E-Commerce dilakukan terhadap usaha yang memasarkan produknya secara online dan terdapat transaksi penjualan melalui internet.
Indikator yang dihasilkan Survei E-Commerce antara lain jumlah pelaku usaha, jenis produk, volume dan nilai transaksi, metode pembayaran, serta cara pengiriman produk.
Sebelum terjun ke lapangan, petugas diseleksi dan dilatih terlebih dahulu agar menguasai konsep dan definisi yang berlaku pada Survei E-Commerce.
Sebanyak 4 orang petugasTanjab Timur mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh BPS Provinsi Jambi di Hotel Odua Weston pada pertengahan Juli 2022 lalu.
“Hasil Survei E-Commerce yang dilaksanakan oleh BPS Kabupaten Tanjab Timur nantinya akan digunakan dalam penghitungan indicator E-Commerce se-Provinsi Jambi. Wilayah yang terkena sampel di Tanjab Timur adalah Kecamatan Muara Sabak Barat, Muara Sabak Timur, dan Rantau Rasau. Listing usaha di wilayah sampel tersebut baru saja selesai dilaksanakan pada akhir Juli 2022 kemarin, selanjutnya akan memilih 44 usaha sampel yang akan didata lebih lanjut selama 7 – 31 Agustus 2022 mendatang”, ujar Pangorian Marpaung, Kepala BPS KabupatenTanjab Timur.
“Sebagai gambaran profil E-Commerce di Provinsi Jambi sebelumnya, sekitar 23 persen usaha melakukan E-Commerce hingga akhir Desember 2020. Di antara pelaku usaha yang tidak melakukan E-Commerce, paling banyak memberikan alasan karena mereka lebih nyaman berjualan secara langsung (offline), yaitu sebanyak 75,26 persen”, tambahnya.
“Kami berharap semoga pelaksanaan Survei E-Commerce di wilayah Tanjab Timur berjalan dengan lancar. Kepada seluruh masyarakat Tanjab Timur yang terkena menjadi sampel agar menerima petugas Kami dengan baik”, tutupnya. (Data Jambi/BPS KabupatenTanjungJabung Timur)
---
Informasi Indikator Statistik dan Data Jambi terkini dapat diakses melalui jambi.bps.go.id dan Sosial Media BPS Provinsi Jambi (IG, FB, dan Youtube BPS Provinsi Jambi).
Ayo persiapkan diri menyambut pelaksanaan Sensus Pertanian 2023
Baca juga: Memasyarakatkan Statistik Melalui Program Desa Cantik
Baca juga: Jika Semua Orang Dipanggil Kayo, Lalu Siapa yang Miskin di Sungai Penuh?
Baca juga: Menjaga Inflasi di Provinsi Jambi