Menjaga Inflasi di Provinsi Jambi

Laju inflasi tahun kalender dan year on year Kota Jambi pada bulan ini masing-masing sebesar 6,96 persen dan 8,55 persen.

Editor: Rahimin
istimewa
Menjaga Inflasi Jambi. Pada Juli 2022, Kota Jambi mengalami inflasi sebesar 1,30 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 115,52 

Menjaga Inflasi di Jambi

Penulis : Budi Hartono,S.ST., M.Si.

Statistisi Ahli Muda, BPS Provinsi Jambi

TRIBUNJAMBI.COM - Pada Juli 2022, Kota Jambi mengalami inflasi sebesar 1,30 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 115,52 dan Kota Muara Bungo inflasi sebesar 1,05 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 115,16.

Laju inflasi tahun kalender dan year on year Kota Jambi pada bulan ini masing-masing sebesar 6,96 persen dan 8,55 persen. Sedangkan laju inflasi tahun kalender dan year on year Kota Muara Bungo masing-masing sebesar 6,94 persen dan 8,55 persen. Inflasi gabungan Kota Jambi dan Kota Muara Bungo pada Juli 2022 sebesar 1,27 persen.

Kota Jambi dan Kota Muara Bungo Kota menjadi kota dengan inflasi tahun kalender tertinggi secara Nasional, Januari s.d Juli 2022 dari 90 kota IHK se-Indonesia.

Inflasi Kota Jambi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks harga pada tujuh kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok Makanan, Minuman dan Tembakau sebesar 3,31 persen; kelompok Pakaian dan Alas Kaki sebesar 0,15 persen; kelompok Perumahan, Air, Listrik, dan Bahan Bakar Rumah Tangga sebesar 0,57 persen; kelompok Perlengkapan, Peralatan, dan Pemeliharaan Rutin Rumah Tangga sebesar 0,50 persen; kelompok Transportasi sebesar 0,38 persen; kelompok Pendidikan sebesar 0,38 persen; dan kelompok Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya sebesar 0,56 persen.

Komoditas utama yang memberikan andil terhadap terjadinya inflasi Kota Jambi bulan Juli 2022 antara lain: cabai merah sebesar 1,0475 persen; bawang merah sebesar 0,1546 persen; bahan bakar rumah tangga sebesar 0,1175 persen; cabai rawit sebesar 0,0462 persen; daging ayam ras sebesar 0,0300 persen; shampo sebesar 0,0223 persen; mobil sebesar 0,0203; sekolah dasar sebesar 0,0151 persen; cabai hijau sebesar 0,0133 persen; dan sabun cair/cuci piring sebesar 0,0120.

Hal serupa terjadi pada inflasi Kota Muara Bungo yang juga terbentuk karena adanya kenaikan indeks harga pada sembilan kelompok pengeluaran, yaitu kelompok Makanan, Minuman dan Tembakau sebesar 2,82 persen; kelompok Pakaian dan Alas Kaki sebesar 0,33 persen; kelompok Perumahan, Air, Listrik, dan Bahan Bakar Rumah Tangga sebesar 0,04 persen; kelompok Perlengkapan, Peralatan, dan Pemeliharaan Rutin Rumah Tangga sebesar 0,03 persen; kelompok Transportasi sebesar 0,92 persen; kelompok Informasi, Komunikasi, dan Jasa Keuangan sebesar 0,09 persen; kelompok Rekreasi, Olahraga, dan Budaya sebesar 0,52 persen; kelompok Pendidikan sebesar 0,06 persen; dan kelompok Penyediaan Makanan dan Minuman/Restoran sebesar 0,05 persen.

Komoditas utama yang memberikan andil terhadap inflasi Kota Muara Bungo Bulan Juli 2022 adalah cabai merah sebesar 1,1613 persen; cabai rawit sebesar 0,1425 persen; rokok putih sebesar 0,0439 persen; angkutan udara sebesar 0,0431 persen; mobil sebesar 0,0320 persen; kentang sebesar 0,0310 persen; bahan bakar rumah tangga sebesar 0,0219 persen; sepeda motor sebesar 0,0177 persen; tomat sebesar 0,0159 persen; dan rokok kretek filter sebesar 0,0124 persen.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved