Berita Kota Jambi

Lembaga Amal di Jambi Tidak Terpengaruh Pemberitaan ACT

lembaga amal Aksi Cepat Tanggap (ACT ) menjadi pembicaraan seusai tagar Jangan Percaya ACT trending sosial media Twitter pada Minggu (3/7/2022) lalu.

Penulis: M Yon Rinaldi | Editor: Teguh Suprayitno
ist
Ketua Baznas Kota Jambi, H Syamsir Naim 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Diketahui, lembaga amal Aksi Cepat Tanggap (ACT ) menjadi pembicaraan seusai tagar Jangan Percaya ACT trending sosial media Twitter pada Minggu (3/7/2022) lalu.

Banyak warganet yang mencurigai penyelewengan amal di lembaga ACT.

Ramainya kontroversi lembaga amal ACT tidak mempengaruhi lembaga amal sejenis di Jambi termasuk Baznas.

Ketua Baznas Kota Jambi, H Syamsir Naim mengatakan lembaga yang dia pimpin tidak terpengaruh dengan pemberitaan tentang ACT.

"Kita di sini tidak berpengaruhnya dan tetap normal seperti biasanya," ujarnya Selasa (5/7/2022).

Lebih lanjut Syamsir Naim mengatakan saat ini Baznas telah bekerja sama dengan pemerintah kota untuk pembayaran Zakat Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Kota Jambi.

Baca juga: Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Jambi Sosialisasi pada Pedagang dan Peternak Terkait PMK

Baca juga: Meski Diisukan Pindah ke Juventus, Nicolo Zaniolo Tetap Sapa Penggemar AS Roma

Baca juga: Kriteria Capres Versi Surya Paloh - Anies Baswedan, Ganjar Pranowo dan Andhika Siapa yang Masuk?

"Ya, kita memang ada kerjasama dengan pemerintah Kota Jambi, itulah kenapa kita tidak terpengaruh dengan pemberitaan terhadap ACT," ujarnya.

Sementara itu Yayasan Story Langit badan amal yang menyalurkan dana donatur di Kota Jambi juga tidak terpengaruh dengan pemberitaan tentang ACT.

Cecep Perdianto Bendahara Yayasan Story Langi yang ditemui Tribunjambi.com mengatakan pemberitaan tentang ACT tidak mempengaruhi kepercayaan donatur terhadap yayasan yang dia kelolah.

"Sampai saat ini tidak ada pengaruh terhadap pemberitaan terhadap lembaga serupa," katanya.

Cecep menceritakan hal ini karena Yayasan Strory langit tidak pernah meminta donasi kepada para donatur, mereka hanya menyalurkan apa yang diamanahkan donatur kepada mereka.

Di satu sisi, donatur di yayasan ini merupakan reaksi dan kerabat dari yayasan yang di kelola oleh empat orang ini.

Lebih lanjut Cecep juga mengatakan konsep yayasan yang mereka bentuk memang sedikit berbeda dari yang lain, di mana mereka sebagai perpanjangan tangan donatur.

Karena hal ini lah mereka tidak pernah mengambil uang donatur walaupun untuk operasional." Pungkasnya.

Sementara itu Generasi Baik atau GenBaik lembaga amal di Jambi juga tidak terpengaruh dengan adanya pemberitaan tentang ACT

Pendiri dan Ketua GenBaik, Husain Wijaya mengatakan sampai saat ini lembaga yang dia pimpin tidak memiliki dampak dan masih beraktifitas seperti biasanya.

"Ya, sampai saat ini kita tidak terpengaruh ya, dan semoga kedepanya tetap seperti ini, ujarnya.( Tribunjambi.com / M Yon Rinaldi).

 

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved