Berita Nasional

Cara Penanganan Sapi Terkena PMK, Isolasi hingga Pemberian Empon-empon Berbahan Kunyit dan Temulawak

Meningkatnya angka konfirmasi sapi yang terkena PMK tidak lepas dari cepatnya penularan penyakit tersebut. Lantas bagaimana cara penanganan yang tepat

Editor: Suci Rahayu PK
Tribunjambi/Rifani
Ilustrasi sapi. 

Menurut Slamet Raharjo, virus PMK bisa menempel di pakaian maupun atribut lainnya, sehingga faktor kebersihan juga perlu diperhatikan.

Menurut dia, lalu lintas manusia perlu dikontrol, orang yang tidak berkepentingan tidak perlu masuk kandang.

Hanya orang yang merawat sapi ataupun membersihkan kendang yang boleh masuk.

"Setiap kali keluar dari kandang yang ada sapi postif PMK harus melakukan sterilisasi diri. Mandi, ganti baju, semprot disinfektan sebelum berpindah ke lokasi yang lain. Itu yang yang sulit diterapkan di Indonesia mendisiplinkan peternak bahkan petugas medisnya," ujar Slamet

Baca juga: Komisi IV akan Awasi Pelaksanaan Program Dumisake Gubernur di OPD Mitra Kerjanya

3. Lakukan Pengobatan Suportif

Sampai saat ini memang belum ada obat yang bisa mematikan virus PMK secara langsung, namun ada berbagai pengobatan suportif atau pendukung yang bisa dilakukan.

Baru-baru ini beberapa peternak menggunakan jamu tradisonal atau empon-empon untuk meningkatkan daya tahan tubuh sapi yang yang terkena PMK.

Slamet Raharjo menjelaskan, dalam tanaman untuk pembuatan jamu tradisional atau empon-empon terdapat kandungan curcumin.

Curcumin dalam rimpang kunyit dan temulawak disebutkan mampu meningkatkan ekspresi enzim ACE2 (Angiotensin-converting-enzyme2)

Curcumin dapat merangsang sistem kekebalan tubuh, Menurut dia, jika imunitas sapi yang terkena PMK naik, maka secara bertahap sapi akan mengeliminasi atau mengeluarkan virus sehingga akhirnya sembuh.

"Namun tidak membunuh virusnya," ucap Slamet. “Berdasarkan uji laboratoris, ada beberapa komponen dalam curcumin yang bersifat anti bakterial dan antiviral. Artinya curcumin dapat melawan virus tapi tidak bisa membunuh virusnya,” ujarnya.

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Angka Penularan PMK Tinggi, Berikut Cara Penanganannya",

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Pasukan Ukraina Makin Terjepit, Pasukan Rusia Menangkan Pertempuran hingga Kuasai Kota

Baca juga: Gempa Bumi di Kerinci, Warga Diimbau Tetap Tenang dan Tak Terpengaruh Isu Hoax

Baca juga: Penyesuaian Tarif Listrik PLN Mulai 1 Juli 2022, Ini Besaran Kenaikannya

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved