Tips Kesehatan

Penyebab Makan Banyak Tapi Tetap Langsing

Seseorang yang cepat bertambah berat badannya bukan berarti dirinya kurang mengontrol diri. Penilaiannya tidak sama antara satu orang dengan orang.

Editor: Nurlailis
Lagizi
Makan banyak tetap langsing 

TRIBUNJAMBI.COM - Tentu kita memiliki teman yang suka makan banyak namun badannya tetap langsing.

Berbeda dengan beberapa orang yang baru mencicipi makanan saja rasanya sudah bertambah berat badan.

Kira-kira apa yang menyebabkan hal itu terjadi?

Disebutkan sebuah penelitian, bahwa ada beberapa orang yang terlahir dengan kemampuan bisa membakar kalori lebih cepat ketimbang orang lain.

Dr Ines Barroso, peneliti di University of Cambridge, menungkapkan hal tersebut, dia memperlajari tentang obesitas dari sisi genetis.

Hormon yang mempunyai peran paling penting dalam rasa lapar yakni leptin.

Leptin menjadi hormon yang menentukan seberapa lapar untuk waktu mendatang.

Terlepas dari hal tersebut, faktor genetik juga mempunyai peran sangat signifikan dalam kecenderungan seserorang menambah attau mengurangi berat badan.

Setidaknya ada lebih dari 250 DNA berbeda yang telah diidentifikasi oleh peneliti terkait dengan masalah obesias.

Penelitian tersebut membandingkan 1.622 oranng sehat BMI (Body Mass Index) rendah terhadap 1.985 orang dengan obesitas parah dan 10.443 orang dengan berat badan normal.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved