Tips Kesehatan
Manfaat Kafein Bisa Mencegah Penyakit Jantung dan Diabetes
Kafein secara alami ditemukan dalam biji, kacang-kacangan, atau daun tanaman tertentu. Sumber-sumber alami ini kemudian dipanen dan diproses.
Susu cokelat: 2–7 mg
Beberapa makanan juga mengandung kafein, misalnya:
1 ons (28 gram) cokelat susu mengandung 1–15 mg kafein.
1 ons (28 gram) cokelat hitam mengandung 5–35 mg kafein.
Kafein juga dapat ditemukan dalam beberapa resep atau obat bebas, seperti obat flu, alergi, dan nyeri.
Selain itu, kafein merupakan bahan umum dalam suplemen penurun berat badan.
1. Meningkatkan mood dan fungsi otak
Mengutip Healthline, kafein memiliki kemampuan untuk memblokir adenosin, molekul pemberi sinyal otak.
Hal ini menyebabkan peningkatan relatif pada molekul pensinyalan lain, seperti dopamin dan norepinefrin.
Perubahan dalam pesan otak tersebut dianggap memberi manfaat kafein untuk meningkatkan suasana hati dan fungsi otak.
Satu ulasan melaporkan bahwa setelah peserta mengkonsumsi kafein 37,5-450 mg, mereka mengalami peningkatan kewaspadaan, ingatan jangka pendek, dan waktu reaksi.
Selain itu, sebuah penelitian mengaitkan minum 2-3 cangkir kopi berkafein (sekitar 200-300 mg kafein) per hari menurunkan keinginan bunuh diri 45 persen.
Studi lain melaporkan bahwa penikmat kafein memiliki risiko depresi 13 persen lebih rendah.
Namun, lebih banyak mengkonsumsi kafein tidak selalu memberikan suasana hati lebih baik.
Sebuah penelitian menemukan bahwa cangkir kopi kedua tidak menghasilkan manfaat kafein lebih lanjut, kecuali dikonsumsi setidaknya 8 jam setelah cangkir pertama.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/mengurangi-kafein-dapat-membantu-mengendalikan-efek-samping-kecemasan.jpg)