Oknum Perwira Divonis Bersalah

KASUS PEMERKOSAAN, Oknum Perwira Polda Jambi Dinyatakan Bersalah, Divonis 4 Tahun

Kasusnya pun sangat mencengangkan, yakni kasus pemerkosaan. Putusan sudah inkrah, AKBP RC perwira Polda Jambi dinyatakan bersalah.

Penulis: Aryo Tondang | Editor: Suang Sitanggang
ist
Ilustrasi, gadis belasan tahun dibuat tak berdaya. (Trubun Lampung/Dody Kurniawan) 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Wajah kepolisian kembali tercoreng, kali ini akibat ulah seorang perwira berinsial Kompol RC, bertugas di Polda Jambi.

Jabatan terakhirnya sebelum dinyatakan bersalah secara hukum adalah Kabudit di Ditreskrim Umum Polda Jambi.

Kasusnya pun sangat mencengangkan, yakni kasus pemerkosaan. Putusan sudah inkrah, Kompok RC dinyatakan bersalah.

Kasus asusila itu dilakukannya bukan di Jambi, namun saat masih bertugas di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Dia kini sedang dalam proses penjemputan oleh tim eksekutor Kejari Banjarmasin.

Soal adanya oknum perwira di Polda Jambi yang terbelit kasus pemerkosaan dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Mulia Prianto.

Dia menyebut Polda Jambi menunggu tim eksekutor untuk membawa oknum polisi itu, untuk menjalani proses hukumannya.

"Kami tunggu tim eksekutor dari Jaksa saja. Untuk yang bersangkutan masih di Jambi," ujar Mulia saat dikonfirmasi pada Jumat (28/1/2022) sore.

Baca juga: Sudah Berencana Menikah Namun Gugur di Papua, Ini Ungkapan Hati Ayah Praka Tuppal Halomoan Barasa

Baca juga: Nasib Meggy Wulandari Berubah Usai Cerai dari Kiwil, Kini Umbar Harta Sejak Dinikahi Pengusaha Tajir

Dia mengatakan sejak awal kasus ini bergulir, sudah ditangani Propam Polda Jambi.

"Untuk di Propamnya sudah sejak awal diproses. Untuk informasi detilnya nanti saya kabri lagi,” jelasnya.

Sembari menunggu tim eksekutor dari Banjarmasin, Kompol RC dititipkan ke Lapas Kelas IIA Jambi, Provinsi Jambi.

Dikutip dari Banjarmasin Post, tim Jaksa Pelaksana Putusan dari Kejari Banjarmasin lakukan eksekusi didasarkan pada Surat Perintah Pelaksanaan Putusan Pengadilan (P-48) Nomor: Print-273/O.3.20/Eoh.3/11/2021 yang terbit pada Selasa (25/1/2022).

Perintah eksekusi tersebut didasarkan pada putusan Mahkamah Agung Nomor 1393 K/Pid/2008 tanggal 21 Januari 2009.

Amar putusan Mahkamah Agung, memutuskan Kompol RC terbukti bersalah secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana pemerkosaan seperti yang dimaksud dalam Pasal 286 KUHP.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved