Breaking News:

Berita Bungo

Kasus Pencurian Buku Nikah di Kemenag Bungo, Tersangka Mengaku Pernah Jual di Atas Rp 10 Juta

Kasus pencurian buku nikah di Kemenag Bungo terus bergulir. Saat ini SPDP empat pelaku telah diserahkan ke Kejari Bungo.

Penulis: Muzakkir | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM, BUNGO - Kasus pencurian buku nikah di Kemenag Bungo terus bergulir. Saat ini SPDP empat pelaku telah diserahkan ke Kejari Bungo.

Meski demikian, pihak kepolisian resort Bungo terus melakukan pengembangan. Setelah mendapatkan informasi terkait pelaku lainnya, ternyata ada informasi menarik lainnya yang disampaikan oleh pelaku yang telah diamankan tersebut.

Diantaranya mengenai harga buku nikah yang mereka jual. Ternyata harga buku nikah yang mereka jual bukan Rp 100 hingga Rp 300 bahkan Rp 1 juta saja, melainkan mencapai belasan juta rupiah.

Kapolres Bungo AKBP Guntur Saputro menyebut jika harga buku nikah tersebut pernah dijual dengan harga diatas Rp 10 juta untuk satu pasangnya.

"Satu pasang ada yang lebih Rp 10 juta," kata Guntur belam lama ini.

Buku nikah tersebut dijual kepada pria hidung belang. Selain itu ada juga dijual kepada seseorang untuk keperluan administrasi lainnya.

Namun demikian, pihaknya masih terus melakukan pengembangan terhadap kasus ini dan akan mengungkap siapa pelaku lainnya.

Untuk pengungkapan kasus, pihaknya kembali membentuk tim khusus. Tim khusus ini dibentuk untuk memburu pelaku lainnya.

"Ada pengembangan baru, pengakuan dari pelaku. Saat ini Tim Khusus kita sudah diluar kota. Seperti apa hasilnya, biar mereka bekerja dulu ya, nanti perkembangan kita sampaikan," kata Guntur Saputro.

Baca juga: Polres Bungo Serahkan SPDP Empat Tersangka Pencurian Buku Nikah ke Kejari Bungo

Dikatakan Guntur, pencurian buku nikah ini merupakan sindikat yang tersebar diberbagai daerah. Bahkan ada pelaku yang berada di pulau jawa.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved