Breaking News:

Rekam Jejak Yusril Ihza Mahendra yang Kini Bela Moeldoko, Pernah Jadi Tersangka Era SBY

Ahli hukum tata negara Yusril Ihza Mahendra jadi pengacara kubu Moeldoko untuk lakukan uji materi ihwal AD/ART Partai Demokrat.

TRIBUNNEWS.COM
Ahli hukum tata negara Yusril Ihza Mahendra jadi pengacara kubu Moeldoko untuk lakukan uji materi ihwal AD/ART Partai Demokrat. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA- Ketua Umum Partai Demokrat kubu Kongres Luar Biasa (KLB)  Moeldoko menunjuk Yusril Ihza Mahendra sebagai pengacara.

Kubu Moeldoko diketahui mengajukan uji materi terhadap Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Demokrat Tahun 2020 ke Mahkamah Agung (MA). 

Pengajuan uji materi ini merupakan langkah pengujian formil dan materil ihwal AD/ART Partai Demokrat yang disahkan oleh Menkumham Yasonna Laoly.

"Advokat Yusril Ihza Mahendra dan Yuri Kemal Fadlullah membenarkan pertanyaan media bahwa kantor hukum mereka Ihza & Ihza Law Firm SCBD-Bali Office mewakili kepentingan hukum empat orang anggota Partai Demokrat mengajukan judicial review ke Mahkamah Agung," ujar Yusril, Jumat (24/9/2021). 

Menurut Ahli hukum tata negara itu, MA berhak menguji AD/ART partai politik. Sebab, AD/ART dibuat oleh sebuah partai politik atas perintah undang-undang dan delegasi yang diberikan UU Partai politik. 

Yusril juga mengaku telah menyiapkan pendapat yang dapat meyakinkan majelis hakim agar uji materi AD/ART itu bisa dilaksanakan di MA.

Salah satu alasannya yaitu penyusunan AD/ART harus mengacu terhadap Undang-Undang Partai Politik.

"Sebab penyusunan AD/ART tidaklah sembarangan karena dia dibentuk atas dasar perintah dan pendelegasian wewenang yang diberikan oleh undang-undang," kata Manteri Hukum dan Perundang-undangan di era Abdurrahman Wahid (1999-2001) ini.

Baca juga: Kubu Moeldoko Belum Menyerah, Sewa Yusril Ajukan Uji Materi AD/ART Demokrat ke MA

Baca juga: Kuasa Hukum Sebut Tiga Saksi yang Diajukan KLB Deli Serdang Akui AHY Ketum Demokrat

Baca juga: Kubu Moeldoko dan AHY Saling Serang Usai Partai Demokrat Ulang Tahun, Yasonna Laoly Ikut Keseret

Dalam kiprahnya di politik, sejak pemilu 2019 Yusril memang cukup dekat dengan istana di bawah Presiden Jokowi. 

Pada pemilu 2019, Partai Bulan Bintang (PBB) yang dia pimpin secara resmi menyatakan sikap mendukung pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved