Breaking News:

Berita Sarolangun

Harga Kebutuhan Pokok di Sarolangun Bergejolak, Pedagang Imbau Pemerintah Lakukan Pengawasan

Berita Sarolangun-Saipul, pedagaang di pasar mengatakan, tidak adanya kesetaraan harga yang diberikan agen kepada para pedagang, sangat merugikan

Penulis: Rifani Halim | Editor: Nani Rachmaini
RIFANI HALIM/TRIBUNJAMBI.COM
Pasar Atas Sarolangun 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Gejolak harga kebutuhan di pasar tradisional Sarolangun tidak menentu.

Dikatakan pedagang ini disebabkan tidak adanya pengawasan oleh pemerintah kabupaten.

Saipul, salah satu pedagaang di pasar mengatakan, tidak adanya kesetaraan harga yang diberikan agen kepada para pedagang, sangat merugikan pedagang.

"Contohnya, agen ngasih kami barang dengan harga Rp 36 ribu. Setelah mereka masok harga segitu, mereka buka lapak sendiri menjual barang dengan harga segitu juga. Ini kan merugikan kami pedagang kecil," katanya, Minggu (12/9/2021)

Lanjutnya, sangat diperlukan ketegasan dari pemerintah daerah khususnya dinas terkait yakni Dinas Perindagkop. Agar dapat turun langsung ke lapangan, mengecek situasi di pasar.

"Tidak hanya soal harga yang tidak jelas, bongkar muat mobil barang juga kadang sangat mengganggu. Belum ada dinas terkait untuk menertibkan hal tersebut," ungkapnya

ke depan ada pengawasan dari pemkab terhadap agen yang masuk dari luar, agar hal yang dapat merugikan pedagang kecil dapat teratasi.

Kondisi pandemi, tentunya sangat mempengaruhi penghasilan para pedagang.

"Kondisi kayak sekarang ini, semua serba sulit. Kalau kita dibuat seperti itu tentu sangat merugikan kami pedagang, sejauh ini belum ada dinas terkait melakukan pengawasan soal harga di Pasar Sarolangun khususnya," bebernya

Kepala Dinas Perindagkop Kasyadi menangkapinya, pihaknya akan segera turun ke lapangan, guna memantau hal tersebut. Sebetulnya, setiap minggu petugas dari bidang perdagang terus turun ke lapangan.

"Mungkin pedagangnya belum ketemu dengan petugas kita di lapangan, sehingga belum diketahui. Besok saya akan panggil agar dicek kebenarannya," ungkapnya.

Baca juga: Tak Ada Marka Hingga Pohon Tutupi Lampu Merah Pasar Atas, Ini Kata Kasat Lantas Polres Sarolangun

Baca juga: Peserta Vaksinasi Covid-19 di Polsek Sarolangun Didominasi Kalangan Anak Muda

Baca juga: Hidup Pas-pasan, ODGJ di Sarolangun Terpaksa Dipasung Orantuanya di Bawah Pondok

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved