Breaking News:

Berita Bungo

Diduga Korupsi Dana Desa, Tujuh Warga Bungo Diperiksa Kejari

Tujuh orang warga Bungo diperiksa Kejari Bungo terkait dugaan korupsi Dana Desa. Sekarang tujuh orang tersebut masih dalam pemeriksaan jaksa...

Penulis: Muzakkir | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi/Muzakkir
Kantor Kejari Bungo. 

TRIBUNJAMBI.COM, BUNGO - Tujuh warga Bungo dikabarkan dipanggil oleh pihak Kejari Bungo, Rabu (1/9/2021).

Mereka dipanggil oleh Kejari Bungo karena diduga melakukan tindak pidana korupsi Dana Desa.

Mereka dikabarkan melakukan tindak pidana korupsi dana desa. Tak tanggung-tanggung kegiatan ini sudah berlangsung sejak tahun 2016 silam hingga tahun 2020 lalu.

Dari tujuh orang yang dipanggil itu, dua di antaranya merupakan Datuk Rio (Kepala Desa), Mantan Sekdus, dan orang-orang terlibat lainnya.

"Kabarnya Rio dan Mantan Rio dusun Pauh Agung Kcamatan Limbur Lubuk Mengkuang," kata sumber Tribunjambi.

Tujuh orang yang dipanggil tersebut dikabarkan diperiksa oleh Kasi Intelijen Kejari Bungo M Ihsan.

Mereka datang sekitar pukul 09.00 wib tadi.

Belum diketahui pasti mereka yang dipanggil ini terlibat dalam dugaan kasus apa.

Namun selentingan informasi, mereka terlibat dalam penyelewengan Dana Desa yang mulai dilakukan sejak tahun 2016 silam.

Baca juga: Kades Lindung Jadi Tersangka Korupsi Dana Desa, Kini Dicekal Kejari Sarolangun

Baca juga: Jaksa akan Hadirkan Sejumlah Saksi di Persidangan untuk Pembuktian Kasus Dana Desa Seponjen

Baca juga: Perkara Dugaan Korupsi Dana Desa Air Gemuruh Bungo Masuk Tingkat Kasasi

"Kabarnya proyek piktif. Tapi gak tau juga, coba tanya dengan orang kejaksaan," katanya lagi.

Petugas dari Kejari Bungo ketika dikonfirmasi membenarkan jika ada rombongan dari Kecamatan Limbur Lubuk Mengkuang yang datang ke kantor Kejari Bungo.

"Iya ada tadi. Sekarang masih didalam," kata petugas di Kejari Bungo.

Kasi Intelijen Kejari Bungo M Ihsan ketika dikonfirmasi juga tak menapik jika tengah memeriksa tujuh orang itu.

"Iya tujuh orang. Sekarang masih diperiksa," kata Ihsan saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.

Meski demikian, dirinya belum bisa memaparkan persoalan apa yang mereka tangani tersebut.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved