Berita Jambi

Jaksa akan Hadirkan Sejumlah Saksi di Persidangan untuk Pembuktian Kasus Dana Desa Seponjen

Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jambi mengagendakan pembuktian perkara dugaan tindak pidana korupsi di Desa Seponjen, Senin (9/8/2021)

Via Tribun Kaltim
Ilustrasi korupsi 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Mareza

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jambi mengagendakan pembuktian perkara dugaan tindak pidana korupsi di Desa Seponjen, Senin (9/8/2021) mendatang.

Sidang kasus yang menjerat Penjabat (Pj) Kepala Desa Seponjen, Rodi Nurmansyah ini akan dilanjutkan dengan menghadirkan saksi di persidangan.

Dalam sidang sebelumnya, penuntut umum Kejaksaan Negeri Muarojambi, Yan Perdana sudah membacakan dakwaan atas perkara ini.

"Bahwa pada tahun anggaran 2019 saat terdakwa melaksanakan tugas selaku Pejabat Kepala Desa Seponjen, Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muarojambi terdakwa mencairkan anggaran dari dana APBDes berdasarkan rekening koran Pemerintah Desa Seponjen," kata jaksa dalam sidang, Senin (2/8/2021) lalu.

Baca juga: Perkara Dugaan Korupsi Dana Desa Air Gemuruh Bungo Masuk Tingkat Kasasi

Baca juga: Tiga Terdakwa Narkotika Dihukum Majelis Hakim PN Jambi, Beli Sabu Rp300 Ribu

Baca juga: Raja Apang Panas 77 Hadir di Jambi, Wangi Kue Apang Khas Bugis Ini Selalu Memikat Pembeli

Periode tanggal 01 Januari 2019 sampai tangggal 31 Desember 2019, terdakwa melakukan penarikan dana APBDes sebanyak tiga kali.

Terhadap uang yang sudah dicairkan tersebut, langsung dikelola sendiri oleh terdakwa tanpa melibatkan perangkat desa lainnya. Karena anggaran yang dicairkan oleh terdakwa tidak dipergunakan sesuai mekanisme dan ketentuan, sehingga menimbulkan kerugian negara sebagaimana jumlah di atas.

"Telah terjadi penyimpangan penggunaan dana APBDesa Seponjen, Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muarojambi tahun anggaran 2019 yang mengakibatkan kerugian negara/daerah sejumlah Rp187.088.254,45," ungkap jaksa.

Jaksa mendakwanya dengan dakwan primer pasal 2 ayat (1), subsider pasal 3 Jo pasal 18 Undang-undang Republik Indonesia nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Republik Indonesia nomor 20 tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-undang Republik Indonesia nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Untuk membuktikan dakwaan tersebut, dalam sidang yang akan datang jaksa akan menghadirkan sejumlah saksi di persidangan.

Baca juga: Proses Daur Hidup Kupu-kupu Dari Telur Hingga Jadi Kupu-Kupu Dewasa

Baca juga: KPK Tetapkan Paut Syakarin sebagai Tersangka Suap RAPBD Provinsi Jambi

Baca juga: Laga Perdana Barcelona Tanpa Lionel Messi Malam Ini 9 Agustus 2021 Dini Hari Lawan Juventus

(Tribunjambi.com/ Mareza Sutan A J)

Berita lainya seputar Pengadilan Negeri Jambi

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved