Breaking News:

90 Kepala Sekolah di Batanghari Belum Miliki NUKS, Ini Dampaknya ke Pendidikan

Puluhan kepala sekolah TK, SD dan SMP di Batanghari belum memiliki Nomor Unit Kepala Sekolah (NUKS).

Penulis: A Musawira | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Musawira
M Ridwan Noor selaku Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (PDK) Kabupaten Batanghari. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN-Sekitar 90 kepala sekolah di Batanghari belum memiliki Nomor Unit Kepala Sekolah (NUKS).

Hal ini diakui Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (PDK) Kabupaten Batanghari, M Ridwan Noor.

Ridwan menyebut kepala sekolah yang belum memiliki NUKS ada di semua tingkatan, mulai TK, SD dan SMP.

“Jenjang SD ada 71 sekolah, SMP 14 sekolah dan TK ada 5 sekolah yang belum memiliki NUKS. Tahun ini kami mencoba untuk mengadakan diklat namun kendala pandemi Covid-19 belum mendapat informasi apakah diperbolehkan diklat ini atau tidak,” kata M Ridwan Noor kepada Tribunjambi.com pada Minggu (29/8/2021).

Mengingat kondisi Kota Jambi dan Kabupaten Batanghari masih PPKM level 4 sehingga pihaknya masih menunggu situasi membaik untuk melaksanakan diklat calon kepala sekolah.

“Angka itu kurang lebih dua tahun yang lalu. Mau tidak mau kendalanya banyak dan jika tidak definitif pengaruhnya didana BOS dan penandatangan ijazah serta untuk kompetensi guru lainya berpengaruh ke depan,” katanya.

Data itu menjadi catatan dan jadi tugas Dinas PDK untuk bagaiamana kepala sekolah ini mempunyai SIM nya sebagai kepala sekolah yang memiliki NUKS.

“Proses belajar mengajar disatuan pendidikan itu ditunjuk sebagai kepala sekolah namun status mereka ini ada definitif dan Plt. Plt tadi kenapa? karena dia ada bersertifikasi dan ada yang belum bersertifikasi yang kita tunjuk itu guru senior di sekolah sebagai Plt kepala sekolah,” ucapnya.

Baca juga: Bocah Tewas di Batanghari, Kondisi Rantau Puri Belum Kondusif, Polres Imbau Sopir Truk Batu Bara

Baca juga: Tepat di Tikungan Truk Tabrak dan Tewaskan Anak Laki-laki di Batanghari, Rendi Baru Pulang Mengaji

Ke depannya Dinas PDK akan mendiklatkan tahun ini direncanakan 100 orang untuk calon kepala sekolah dan tahun depan 100 orang kepala sekolah.

Kenapa tahun depan harus dipenuhi? Ridwan Noor bilang pada saat kepala sekolah meninggal atau sakit atau pensiun pihaknya punya stok. 

“Stok untuk menjadikan calon kepala sekolah jadi tidak ada menunggu Plt-Plt lagi kita tunjuk langsung dan diangkat. Namun sekrang ini masih kurang yang mempunyai NUKS tadi. Ke depan kita harus punya stok karena tahun depan banyak kepala sekolah yang pensiun persis jumlahnya saya belum tahu,” ungkapnya.

Calon kepala sekolah dikatakan dia minimal pangkatnya golongan III C, sertifikasi dan ada jam mengajarnya.

“Kami sampaikan kepada bapak Bupati bahwa kepala sekolah ini tidak memenuhi syarat. Beliau sangat mendukung untuk dilakukan Diklat. Bapak Bupati juga ingin stok kepala sekolah yang memenuhi syarat tadi sehingga ke depan tidak ada Plt-Plt dan langsung definitif,” jelasnya.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved