Senin, 4 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Batang Hari

Bengkel Motor di Muara Bulian Terbakar, Damkarmat 2,5 Jam Padamkan Api

Kebakaran bengkel motor di Muara Bulian diduga akibat aktivitas pembakaran di belakang bangunan, dengan proses pemadaman sekitar 2,5 jam.

Tayang:
Penulis: Khusnul Khotimah | Editor: Heri Prihartono
Tribunjambi.com/Khusnul Khotimah
KEBAKARAN-Kebakaran bengkel motor di Muara Bulian diduga akibat aktivitas pembakaran di belakang bangunan, Senin (4/5/2026). Proses pemadaman memakan waktu sekitar 2,5 jam. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN - Sebuah bengkel motor di Jalan Gajah Mada, Muara Bulian, Kabupaten Batang Hari, dilaporkan terbakar pada Senin (4/5/2026). 

Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Batang Hari membutuhkan waktu sekira dua setengah jam untuk memadamkan api.

Kepala Bidang Pemadaman, Penyelamatan Sarana dan Prasarana Disdamkarmat Batang Hari, Muhammad Jasmin, mengatakan laporan kebakaran diterima sekitar pukul 05.20 WIB.

Petugas Muara Bulian langsung bergerak menuju lokasi dua menit setelah laporan masuk.


"Petugas berangkat pukul 05.22 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 05.30 WIB dengan jarak tempuh kurang lebih satu kilometer," katanya. 

Ia menjelaskan, bangunan yang terbakar merupakan bangunan papan yang difungsikan sebagai bengkel motor milik warga. Saat petugas tiba, kondisi api sudah cukup besar dan telah menghanguskan sebagian bangunan.

"Pada saat menerima laporan, api di lokasi sudah membesar, sehingga proses pemadaman memerlukan waktu cukup lama," jelasnya.

Ia menambahkan, dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari aktivitas pembakaran di bagian belakang bengkel yang tidak terpantau, sehingga api merembet ke bangunan utama.

"Untuk penyebab, diduga adanya aktivitas bakar-membakar di belakang bengkel yang mungkin tidak diketahui, lalu merambat ke bangunan," ujarnya. 

Dalam proses penanganan, petugas juga menghadapi sejumlah kendala, terutama keterbatasan armada yang beroperasi di lokasi. 

Ia menyebutkan bahwa hanya satu unit mobil pemadam yang aktif, sehingga pihaknya harus menunggu bantuan dari pos Bajubang dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).


"Armada yang beroperasi hanya satu, sehingga kami menunggu bantuan dari pos Bajubang dan mobil tangki BPBD. Untuk suplai air, dilakukan pengisian ulang hingga enam kali," ungkapnya.


Dari informasi yang di himpun tidak ada laporan korban jiwa maupun petugas yang mengalami cedera dalam kejadian tersebut. (Tribunjambi.com/Khusnul Khotimah)

Baca juga: Kerugian Kebakaran Pasar Teluk Nilau Ditaksir hingga Miliaran Rupiah

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved