Selasa, 5 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Batang Hari

Harga Dexlite Naik, Warga Batang Hari Keluhkan Biaya Operasional Membengkak

Kenaikan harga BBM non-subsidi, khususnya Dexlite, menyebabkan penurunan daya beli masyarakat Batang Hari dan mendorong peralihan ke solar subsidi.

Tayang:
Penulis: Khusnul Khotimah | Editor: Heri Prihartono
Tribunjambi.com/Khusnul Khotimah
DEXLITE NAIK-Pantauan Tribunjambi.com di SPBU 24-366-17 Muara Bulian, Selasa (5/5/2026). Kenaikan harga BBM non-subsidi, khususnya Dexlite, menyebabkan penurunan daya beli masyarakat Batang Hari dan mendorong peralihan ke solar subsidi. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi mulai berdampak pada masyarakat di Kabupaten Batang Hari.

Pantauan Tribunjambi.com di SPBU 24-366-17 Muara Bulian, Selasa (5/5/2026), menunjukkan perbedaan mencolok antara minat pengisian Dexlite dan solar subsidi.

Di lapangan, terlihat hanya beberapa kendaraan yang mengisi Dexlite. Sementara itu, antrean kendaraan, khususnya mobil truk, masih didominasi pada solar subsidi, meski tidak terlalu panjang.

Manajer SPBU 24-366-17, Willy, membenarkan bahwa terjadi kenaikan harga BBM sejak 4 Mei 2026. Ia menyampaikan bahwa kenaikan hanya berlaku untuk BBM non-subsidi.

"Memang ada kenaikan sejak kemarin, tapi hanya untuk non-subsidi. Untuk subsidi tidak ada perubahan," katanya. 

Ia menjelaskan, harga Dexlite saat ini mencapai Rp26.600 per liter, naik dari sebelumnya Rp24.150. Sementara itu, harga Pertamax disebut tidak mengalami perubahan. 

Ia mengungkapkan bahwa minat masyarakat masih didominasi pada solar subsidi. Ia menyebutkan antrean tetap terjadi, namun stok BBM secara umum masih dalam kondisi aman.

"Untuk stok masih aman, tapi memang daya beli masyarakat ada penurunan," jelasnya.

Selain itu, ia juga menyebut kenaikan harga tersebut berdampak pada daya beli masyarakat terhadap Dexlite.


“Kalau untuk Dexlite memang ada penurunan daya beli, masyarakat jadi lebih sedikit yang mengisi,” katanya.


Di sisi lain, warga mengaku mulai merasakan dampak signifikan dari kenaikan harga tersebut. 

Jufri, diantara pengguna kendaraan mengeluhkan lonjakan harga Dexlite.

Ia mengatakan, sebelumnya harga Dexlite sempat berada di angka Rp14.300, lalu naik menjadi Rp24.150, hingga kini mencapai Rp26.600 per liter.

"Biasanya saya isi penuh untuk mobil bisa habis sekira satu jutaan, sekarang bisa lebih dari dua juta," ungkapnya.

Menurutnya, kondisi ini memaksanya untuk mengurangi penggunaan kendaraan berbahan bakar. Ia kini mulai beralih menggunakan kendaraan roda dua untuk menekan pengeluaran.

"Saya berharap harga BBM, khususnya Dexlite, dapat kembali stabil agar tidak semakin membebani masyarakat yang bergantung pada kendaraan untuk aktivitas sehari-hari," pungkasnya.

Baca juga: Tewaskan 3 Orang di Tol Indralaya, Sopir Truk Ditangkap di Batang Hari

Baca juga: Silaturahmi dengan DPR RI, Wabup Batang Hari Dorong Penguatan Pengelolaan Lingkungan

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved