Breaking News:

Berita Merangin

Asik Mabuk dan Pacaran, Dua Wanita dari Belasan Remaja di Merangin Diamankan Polsek Bangko

Rumah adat Melayu Jambi Kabupaten Merangin yang berada Sungai Misang Bangko belakangan ini dijadikan tempat minum-minum atau mabuk-mabukan

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
ist
Asik Mabuk dan Pacaran, Dua Wanita dari Belasan Remaja di Merangin Diamankan Polsek Bangko 

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Dua wanita dari belasan remaja diamankan dari Balai Adat Melayu Jambi, Merangin diamankan kedapatan sedang mabuk masukan dan berpacaran.

Rumah adat Melayu Jambi Kabupaten Merangin yang berada Sungai Misang Bangko belakangan ini dijadikan tempat minum-minum atau mabuk-mabukan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, lokasi yang bersebelahan dengan Masjid Baitul Makmur tersebut hampir setiap hari menjadi tempat nongkrong pemuda untuk mabuk dan tempat berpacaran.

Bahkan kata Riduan, Petugas Balai Adat, pemuda tersebut tidak peduli dengan teguran petugas Balai Adat dengan menunjukkan sikap kasar bila diingatkan.

"Hampir setiap malam Balai Adat dijadikan tempat nongkrong pemuda mabuk yang datang silih berganti secara gerombolan tak tau asalnya. Bahkan ada yang berpasang-pasangan, pacaran, jika diusir menunjukan sikap kasar dan emosi," ujarnya.

Senada dengan Riduan, Ketua Front Dusun Bangko (FDB), Darus Tamin mengatakan bahwa pihaknya juga banyak mendapat laporan dari warga terkait pemuda tersebut.

Warga meminta agar aktivitas yang bersifat negatif di Balai Adat itu dan Kabupaten Merangin secara umum untuk ditindak.

"Kami juga sering diminta oleh warga agar aktivitas yang bersifat negatif di area balai adat ditindak, dikarena disebelah balai Adat ada Masjid Agung tempat beribadah yang terganggu oleh aktivitas mereka," ungkapnya.

Atas keluhan itu FDB bersama Polsek Kota Bangko turun ke lokasi dan mendapati sejumlah pemuda dilokasi tersebut.

"Kami berinisiatif untuk turun kelapangan guna membubarkan mereka, agar kembali kerumah masing- masing, kegiatan ini bekerjasama dengan Pokdar Merangin," ujarnya.

Menurut Darus, Balai Adat merupakan kebanggaan dan ikon Kabupaten Merangin, sehingga tidak dibenarkan jika lokasi tersebut dijadikan tempat anak anak muda pacaran dan mabuk-mabukan.

"Ini juga bertantangan dengan adat istiadat Dusun Bangko. Kami harap untuk pihak yang berwewenang menjadwalkan kegiatan patroli setiap malam diarea ini," harapnya.

Anggota Polsek Bangko yang juga turun ke lokasi membawa belasan remaja dan dua diantaranya remaja perempuan, serta kendaraanya ke Mapolsek Bangko. Ada juga seorang remaja didapati membawa pisau.

Kapolsek Kota Bangko, AKP Sehat Waluyo mengatakan remaja tersebut akan dilakukan pembinaan.

"Anak - anak ini perlu adanya pembinaan dan membuat surat perjanjian tidak akan mengulangi kembali, orang tuanya segera kita dipanggil kepolsek kota," sebut Kapolsek.

Baca juga: APBD Sarolangun 2022 Defisit 30 Persen, Cek Endra Sebut Fokus Infrastruktur dan Penanganan Covid

Baca juga: Rahasia Merebus Daging Agar Selembut Tahu, Gunakan Air Kelapa

Baca juga: Bagaimana Jika Seorang Muslim Ingin Mengerjakan Puasa Daud bersamaan Puasa Senin Kamis?

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved