Breaking News:

PPKM Level 4, Resepsi Pernikahan di Merangin Dilarang, Tempat Ibadah?

Kabupaten Merangin naik level dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dari level tiga ke level empat.

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Darwin Sijabat
Plt Bupati Merangin, Mashuri menggelar rapat bersama Satgas Covid-19 Merangin guna mengambil langkah-langkah penting percepatan penanggulangan, pencegahan dan pemutusan matarantai Covid-19, Selasa (10/8/2021). 

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Kabupaten Merangin naik level dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dari level tiga ke level empat.

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengeluarkan instruksi Nomor 30 tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 Corona Virus Disease di Wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara dan Papua.

Kabupaten Merangin merupakan satu diantara tiga kabupaten dalam Provinsi Jambi yang diumumkan Mendagri tersebut.

Mendapati perubahan Level itu, Plt Bupati Merangin, Mashuri menggelar rapat bersama Satgas Covid-19 Merangin guna mengambil langkah-langkah penting percepatan penanggulangan, pencegahan dan pemutusan matarantai Covid-19, Selasa (10/8/2021).

Mashuri menegaskan dalam rapat diputuskan bahwa kegiatan yang menimbulkan keramaian seperti resepsi pernikahan ditiadakan. 

‘’Sekarang ini acara-acara pesta yang menimbulkan keramaian massa di tengah-tengah masyarakat, sama sekali kita tiadakan. Akad nikah cukup di KUA saja," tegas Mashuri.

Sementara tempat yang berpotensi keramaian seperti rumah makan, kafe, warung kopi dan warung lainnya hanya diperbolehkan 25 persen dari kapasitasnya. 

"Kalau kapasitas yang boleh itu hanya 35 persen, selebihnya makanan dan minuman yang dibeli dibungkus bawa pulang dan sudah tutup pukul 30.00 WIB," tegasnya. 

‘’Nanti kita akan gelar apel kedisiplinan malam ini. Patroli gabungan rutin akan terus dilakukan, sehingga tidak ada lagi aktivitas masyarakat setelah pukul 20.00 WIB,’’ ujar Mashuri.

Baca juga: Fadhil Arief Resmi Pimpin PPP di Jambi Lima Tahun ke Depan

Baca juga: Perjuangan Tim Paskibra Jambi Latihan di Bawah Terik Jelang HUT RI ke-76

Baca juga: Juliari Batubara Minta Dibebaskan: Akhirilah Penderitaan Kami 

Sedangkan tempat ibadah yang diperbolehkan terisi jemaah dengan jumlah 20 persen atau sekitar 30 orang saja, kantor pemerintahan dan swasta sebesar 25 persen dan perbankan 50 persen pegawai. 

‘’Diperbolehkan buka sampai 24 jam dan kehadiran pegawainya 100 persen itu hanya Apotek dan toko obat," tegasnya.

Sementara untuk Rusunawa yang sedang dalam perbaikan, Mashuri mengatakan bahwa pemerintah telah menunjuk Hotel Permata sebagai lokasi Isolasi Mandiri.

‘’Sekarang ini Rusunawa Merangin sedang kita renovasi, nanti setelah rampung pasien Isoma dari Hotel Permata kita pindahkan ke Rusunawa tersebut. Mari bersama-sama kita laksanakan Intruksi Mendagri tersebut,’’ tutupnya. (Tribunjambi.com/ Darwin Sijabat)

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved