Breaking News:

Kopassus

KISAH Mertua KSAD Andika Perkasa Kala Jadi Prajurit Kopassus, Lawan Musuh di Atas Sarang Kobra

Kala itu, AM Hendropriyono yang merupakan mertua KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa itu merupakan anggota Puspassus (sekarang Kopassus)

Kolase Tribun Jambi/Wikipedia
Jenderal TNI AM Hendropriyono dan Jenderal TNI Andika Perkasa 

Siat Moy mau membantu TNI dengan syarat Ah San tak dibunuh.

Kemudian AM Hendropriyono memimpin 11 prajurit Halilintar Prayudha Kopasandha untuk meringkus Ah San hidup-hidup.

Mereka tidak membawa senjata api, hanya pisau komando sebagai senjata.

Baca juga: KALA Kopassus Duel Lawan SAS Inggris di Hutan Kalimantan, Siapa yang Menang? Intip Kisahnya

Baca juga: INILAH Mantan Ajudan Jokowi yang Kini Jadi Wadanjen Kopassus, Simak Profil Kolonel Inf Deddy Suryadi

Baca juga: Karir Cemerlang Mantan Ajudan Presiden Jokowi, Dari Danrem Hingga Menjadi Wakil Komandan Kopassus

Hanya Hendro yang membawa pistol untuk berjaga-jaga.

Setiap personel dilengkapi dengan handy talky (HT).

Pada 3 Desember 1973 pukul 16.00, tim mulai merayap ke sasaran yang jauhnya sekira 4,5 Km, melewati hutan rimba.

Kecepatan merayap pun ditentukan.

Kode hijau artinya merayap 10 meter per menit, kode kuning berarti lima meter per menit. Dan kode merah artinya berhenti merayap.

Ditargetkan, mereka bisa sampai di titik terakhir pukul 22.00.

Setelag itu tim melakukan operasi penyerbuan di gubuk Ah San pukul 04.00, keesokan harinya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved