Breaking News:

Ketahanan Pangan di Muarojambi Masuk Zona Merah, Ini Penyebabnya

Ketahanan pangan di Kabupaten Muarojambi berstatus berwarna merah muda atau berada pada kategori cukup rentan.

Penulis: Hasbi Sabirin | Editor: Teguh Suprayitno
tribunjambi/heri prihartono
ilustrasi sawah di Muarojambi. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi Hasbi Sabirin

TRIBUNJAMBI.COM,SENGETI-Ketahanan pangan di Kabupaten Muarojambi berstatus berwarna merah muda atau berada pada kategori cukup rentan.

Kondisi itu dipicu karena pemerintah setempat belum mampu memenuhi standar indikator ketahanan pangan yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat.

Seperti yang disampaikan oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Muarojambi Zulkarnaini saat dikonfirmasi membenarkan bahwa ketahanan pangan Kabupaten Muarojambi berada pada kategori cukup rentan.

"Iya Muarojambi kini masuk katagori merah muda ketahanan pangan, artinya cukup rentan akan ketahanan pangannya," kata Zulkarnaini pada Rabu (4/8/21).

Ia menjelaskan, ada beberapa definisi dalam istilah ketahanan pangan, yakni merah tua (sangat rentan), merah (rentan), merah muda (cukup rentan), hijau muda (cukup tahan), hijau (tahan pangan) dan hijau tua (sangat tahan).

Ketahanan pangan di Kabupaten Muarojambi masuk dalam kategori cukup rentan disebabkan karena ketersediaan lahan pangan di perdesaan belum seimbang dengan kebutuhan.

Seperti akses air bersih belum memadai, jumlah tenaga kesehatan yang belum sesuai, sarana jalan penghubung perdesaan tertentu masih ada yang belum memadai, sarana penyedia bahan pokok di suatu perdesaan belum mencukupi, dan jumlah masyarakat pra sejahtera di suatu wilayah perdesaan yang masih tinggi.

Di Muarojambi sendiri terdapat sekitar 32 desa yang masuk cukup rentan ketahanan pangan, dari 32 desa terbagi empat desa sangat rentan dan lima desa rentan.

Ke depan pihaknya akan mengambil langkah agar bisa terbebas dari zona merah ketahanan pangan, salah satu nya dengan cara berkolaborasi program bersama semua OPD terkait.

"Kita akan gotong royong membangun desa-desa dan kecamatan yang masih berada pada zona merah sampai tuntas, namun, tetap memelihara desa dan kecamatan yang telah terbebas dari zona merah ketahanan pangan," tutupnya.

Baca juga: 56 Orang Capaska Disiapkan untuk Kibarkan Bendera saat HUT RI ke 76 di Kota Jambi

Baca juga: Sekolah di Sarolangun Kembali Lakukan Pembelajaran Daring, Ini Jadwalnya

Baca juga: Pengakuan Gadis 16 Tahun Rela Dibawa Kabur ke Sumbar Lalu Nikah Siri dengan Pacar 

(tribunjambi.com/ Hasbi Sabirin)

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved