Tips Kesehatan

Cara Mengatasi Gula Darah Tinggi dan Gula Darah Rendah

Gula darah rendah adalah kondisi ketika kadar gula darah puasa berada di bawah angka 70 miligram per desiliter (mg/dL) atau kurang.

Editor: Nurlailis
Freepik
Memeriksa tekanan darah 

TRIBUNJAMBI.COM - Gula darah rendah (hipoglikemia) dan gula darah tinggi (hiperglikemia) adalah dua keadaan medis berbeda yang perlu dipahami.

Gula darah rendah adalah kondisi ketika kadar gula darah puasa berada di bawah angka 70 miligram per desiliter (mg/dL) atau kurang.

Sedangkan gula darah tinggi mengacu pada kondisi ketika kadar gula darah puasa mencapai angka di atas 130 mg/dL.

Perubahan kadar gula darah, baik itu penurunan atau lonjakan penting diwaspadai karena dapat menyebabkan gejala dan komplikasi serius.

Kondisi ini umum terjadi pada penderita diabetes, tetapi juga dapat disebabkan oleh faktor lain dan terjadi pada orang tanpa diabetes.

1. Gejala gula darah tinggi

Melansir Health Line, pada tahap awal, gula darah tinggi sering kali tidak menunjukkan gejala yang jelas.

Tapi pada umumnya, hiperglikemia dimulai dengan gejala berikut:

  • Kelelahan
  • Sakit kepala
  • Sering buang air kecil
  • Rasa haus yang meningkat

Seiring waktu, gejala dapat berkembang menjadi mual dan muntah, sesak napas, dan koma.

Mengenali gejala gula darah tinggi dan mengobatinya sejak dini adalah kunci untuk menghindari komplikasi serius.

Baca juga: Manfaat Habbatussauda untuk Menstabilkan Gula Darah dan Menekan Kadar Kolesterol

2. Gejala gula darah rendah

Gejala hipoglikemia juga cenderung muncul secara perlahan dan mungkin tidak dikenali pada awalnya. Tapi tanpa pengobatan, gejala cenderung menjadi lebih serius.

Gejala umum yang berhubungan dengan gula darah rendah termasuk:

  • Gemetar
  • Rasa lapar
  • Detak jantung cepat (takikardia)
  • Tubuh berkeringat
  • Sifat lekas marah
  • Ketidakmampuan untuk berkonsentrasi
  • Pusing

Jika kadar gula darah Anda sangat rendah (di bawah 54 mg/dL), gejala yang parah dapat terjadi.

Gejala-gejala ini dapat mencakup kebingungan, perubahan perilaku, bicara cadel, gerakan canggung, penglihatan kabur, kejang, dan kehilangan kesadaran.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved