Breaking News:

Tips Kesehatan

Penjelasan Medis Ketindihan yang Sering Dikira Gangguan Jin

Sleep paralysis melibatkan gangguan atau fragmentasi dari siklus tidur gerakan mata cepat (REM). Tubuh bergantian antara gerakan mata cepat (REM)

Editor: Nurlailis
drcaecillia.com
Sleep Paralysis atau ketindihan 

TRIBUNJAMBI.COM - Fenomena ketindihan atau erep-erep kerap dikaitkan dengan gangguan jin.

Ada penjelasan medis dari ketindihan yang secara medis disebut Sleep Paralysis.

Biasanya seseorang merasa tidak bisa bergerak, baik pada awal tidur atau saat bangun.

Saat tidur, tubuh rileks, dan otot-otot sukarela tidak bergerak.

Sleep paralysis melibatkan gangguan atau fragmentasi dari siklus tidur gerakan mata cepat (REM).

Tubuh bergantian antara gerakan mata cepat (REM) dan gerakan mata tidak cepat (NREM).

Satu siklus REM-NREM berlangsung sekitar 90 menit dan sebagian besar waktu yang dihabiskan untuk tidur adalah dalam NREM.

Selama NREM, tubuh rileks.

Selama REM, mata bergerak cepat, tetapi tubuh rileks.

Mimpi terjadi pada saat ini.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved