Breaking News:

Berita Kerinci

Satreskrim Polres Kerinci Keluarkan Tembakan Saat Diadang Warga, Tiga Kubik Kayu Ilegal Diamankan

Informasi yang didapatkan petugas mendatangi lokasi illegal logging tersebut sekitar pukul 23.00 Wib.

Penulis: Herupitra | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
ist
Satreskrim Polres Kerinci mengamankan tiga kubik kayu ilegal dari Desa Danau Tinggi, Kecamatan Gunung Kerinci 

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Anggota Satreskrim Polres Kerinci mendapat perlawanan dari warga.

Tembakan peringatan pun terpaksa dilepaskan oleh anggota kepolisian tersebut.

Hal itu terjadi saat Satreskrim Polres Kerinci mengungkap kasus illegal logging di kawasan hutan lindung Desa Danau Tinggi, Kecamatan Gunung Kerinci, Sabtu (17/7/2021).

Informasi yang didapatkan petugas mendatangi lokasi illegal logging tersebut sekitar pukul 23.00 Wib.

Namun di lokasi anggota Satreskrim diadang oleh sekelompok warga.

Warga yang melarang polisi untuk masuk ke lokasi ilegal loging itu juga merusak mobil petugas.

Tak ingin situasi lebih rumit, petugas pun mengeluarkan tembakan.

Beberapa kali letusan senapan peringatan ke arah atas berbunyi. Mendengar letusan itu, warga pun membubarkan diri dari lokasi.

Di lokasi petugas berhasil mengamankan 3 kubik Kayu yang diduga hasil ilegal loging. Selain itu 2 unit mobil Pikap yang membawa Kayu-layu tersebut juga ikut diamankan.

Kasat Reskrim Polres Kerinci, Iptu Edi Mardi dikonfirmasi membenarkan hal itu.
Ia mengatakan, setelah mendapat informasi adanya aktivitas illegal logging di kawasan hutan lindung Desa Danau Tinggi, Kecamatan Gunung Kerinci, pihaknya langsung melakukan penyelidikan.

"Di lokasi kita berhasil mengamankan 3 kubik Kayu dan kendaraan pengangkutnya," kata Kasat.

Dilanjutkannya, karena di lokasi ada massa yang melakukan penghadangan sehingga pelaku belum berhasil diamankan.

Sementara Kayu hasil perambahan tersebut dan dua unit mobil saat ini telah diamankan di Mapolres Kerinci.

"Karena situasi tidak memungkinkan karena massa, jadi kita cuma bisa amankan alat angkut dan kayunya," jelasnya.

"Untuk pelaku masih dalam penyelidikan kita," ia menambahkan.

Baca juga: Bencana Banjir Menerjang Eropa Barat, Dua Hari Hujan Setara Hujan Selama Dua Bulan

Baca juga: Ini 5 Penyebab Parahnya Banjir di Eropa, Ribuan Orang Hilang

Baca juga: Inilah Data Perkembangan Kasus Covid-19 di Provinsi Jambi Sepekan Terakhir Update 18 Juli 2021

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved