Breaking News:

Berita Tebo

Bupati Sukandar Lantik DPD PABPDSI Tebo, Ini Harapan Kepada Anggotanya

Dalam sambutannya, Sukandar menyampaikan dirinya sebagai kepala daerah menyambut baik dibentuknya kepengurusan PABPDSI di Kabupaten Tebo. Penuh harapa

Tribunjambi/Hendro Sandi
Bupati Sukandar Lantik DPD PABPDSI Tebo 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARATEBO - Bupati Tebo, Sukandar resmi mendeklarasi dan melantik Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kabupaten Tebo Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI).

Dalam sambutannya, Sukandar menyampaikan dirinya sebagai kepala daerah menyambut baik dibentuknya kepengurusan PABPDSI di Kabupaten Tebo. Penuh harapan kedepan pengunaan anggaran baik DD dan ADD tepat sasaran untuk mengwujudkan pembangunan di desa.

"Untuk di ketahui di Tebo sudah terbentuk, Asosiasi Perangkat Desa, Asosiasi Kepala Desa dan PABPDSI. Kita yakin bila ini bermitra dengan baik, yang menjadi visi dan misi Kades dan Bupati pembangunan Tebo akan lebih baik lagi kedepannya," ujar Sukandar, Selasa (8/6/2021).

Dalam kesempatan tersebut Sukandar juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh ketua BPD dan anggota yang hadir. Hal itu karena diakhir jabatannya ini bersama Wabup Syahlan, tidak bisa mengwujudkan dan menuntaskan visi dan misi yang sudah menjadi janji politik mereka.

Bukan disengaja, melainkan kata Sukandar, adanya cobaan serangan pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia dan sangat berdampak di Kabupaten Tebo. Terutama terkait recofusing anggaran yang dilakukan baik dari pemerintah Provinsi dan pusat secara keseluruhan, provinsi, Kabupaten/kota yang ada di Indonesia.

"Kalau anggaran sudah dilakukan pemangkasan tentulah berdampak dengan kegiatan pembangunan kita. Mohon sampaikan permohonan maaf kami bila tidak dapat menyelesaikan janji politik yang sudah kami sampaikan kepada masyarakat desa," ungkapnya.

PABPDSI Kabupaten Tebo yang dibentuk ini, dinahkodai oleh seorang perempuan atas nama Tuti S.Pdi, yang saat ini juga menjabat sebagai ketua BPD desa Sumber Agung, kecamatan Rimbo Ilir.

"Ini lah wadah kita untuk menampung semua aspirasi, anggota BPD untuk membangun desa. BPD dan Kades merupakan mitra yang tidak bisa dipisahkan dalam mengunakan anggaran untuk membangun desa," katanya.

Baca juga: Sejumlah Personel Positif Covid-19, Pelayanan Samsat Kota Jambi Tutup Selama Tiga Hari

Baca juga: Pemkab Batanghari Siapkan Rp 70 Miliar untuk TPP ASN, Tahun Ini Hanya Dibayar Enam Bulan

Baca juga: Samsat Kota Jambi Kembali Tutup, Ombudsman Minta Penyelenggara Publik Perketat Prokes

Penulis: HR Hendro Sandi
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved