Berita Sarolangun

Upaya Peningkatan Minat Baca di Sarolangun Gagal, Beragam Upaya Dilakukan Pemerintah

Terpisah, dari pengakuannya kalau dilihat secara umum minat baca masyarakat Sarolangun masih cukup tinggi

Penulis: Rifani Halim | Editor: Nani Rachmaini
Tribun Jambi/Wahyu Herliyanto
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Kabupaten Sarolangun, Ali Amri, menyambangi Lapas Klas IIIA Sarolangun. 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Dinas Perpustakaan Kabupaten Sarolangun terus berupaya meningkatkan minat baca masyarakat melalui terobosan-terobosan baru dalam perencanaan awal anggaran tahun 2021.

Beragam program yang disiapkan itu harus kandas di anggaran yang mengharuskan Pemerintah me rekofusing untuk penanganan Covid-19 didaerah.

"Kemarin upaya kita di perencanaan awal kita menganggarkan untuk program E-book, sistem digital, masyarakat atau anak-anak bisa belajar sendiri dengan program aplikasi itu. Tapi gagal karena dak kuat dianggaran," kata Kadis Perpustakaan Sarolangun Ali Amri, Rabu (26/5/2021).

Diikatakannya, dengan kondisi sekarang ini, pihaknya hanya bisa melakukan kerjasama dengan pihak lain untuk meningkatkan minat baca masyarakat.

"Kita giatkan dengan seperti Lapas, tiap hari tiap tiga bulan sekali kita mengadakan rotasi buku kesana."

"Kemudian Samsat, kita sudah kerjasama juga dan beberapa bulan kemarin dari Januari sampai Maret kita masih aktif turun kelapangan," katanya. 

Begitupun dengan kunjungan ke setiap sekolah. kegiatan untuk memotivasi anak-anak supaya giat membaca masih terus dilakukan. Hanya saja, volume kegiatan yang sedikit dikurangi.

"Kemarin trik-trik saya bagaimana supaya kita itu punya duta baca, atau sejenis membawa anak-anak yang berhasil kemarin. Tapi karena rekofusing jadi juga ngak terlaksana," katanya.

Dinas Perpustakaan juga diketahui telah melakukan kerjasama dengan Ikatan Guru Indonesia (IGI) khususnya wilayah Kabupaten Sarolangun untuk menggarap sebuah aplikasi.

"Suatu aplikasi untuk membuat buku-buku baca untuk anak-anak dan sudah MOU dengan IGI Sarolangun tapi pelaksanaanya masih belum, rencananya abis lebaran sesuai dengan kemampuan yang ada," jelasnya.

Terpisah, dari pengakuannya kalau dilihat secara umum minat baca masyarakat Sarolangun masih cukup tinggi. Namun hal ini perlu dorongan untuk meningkatkan kualitas bacaan.

(Tribun Jambi.com /rifani halim)

--

Baca juga: UPDATE Harga Komoditi Kakao Kabupaten dan Kota Provinsi Jambi Mei 2021

Baca juga: UPDATE Harga Komoditi Kakao Kabupaten dan Kota Provinsi Jambi Mei 2021

Baca juga: 29 Mahasiswa UIN Kontingen PKM II Ikuti 24 Cabang Lomba

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved