Minggu, 26 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Renungan Kristen

Renungan Harian Kristen - Selamat Hari Pentakosta

Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka

Editor: Suci Rahayu PK
Instagram Lembaga Alkitab Indonesia
Ilustrasi Pentakosta 

Waspadalah, karena perkembangan teknologi dapat menjadi kabut pembatas bagi kita untuk menghalangi kita memahami karya-Nya dalam kehidupan sehari-hari.

Baca juga: Renungan Harian Kristen - Menyembah Allah Dalam Roh dan Kebenaran

Berbuat baik, kedamaian, toleransi, penerimaan dan penghargaan kepada perbedaan, seakan menjadi prioritas dalam kehidupan sehingga kebenaran menjadi tersamar.

Padahal semua kebaikan yang kita lakukan dalam kehidupan, sebenarnya hanyalah akibat dari relasi dengan Allah yang sudah diperdamaikan dalam Yesus Kristus.

Pentakosta, hari itu, oleh para murid menjadi hari yang istimewa. Pentakosta yang pahami sebagai hari raya syukur, beralih makna menjadi hari turunnya Roh Kudus.

Lidah api dan tiupan angin mengawali hadir-Nya Sang Roh yang meruntuhkan segala penyekat.

Kala itu, bahasa (mungkin sampai hari ini) menjadi sekat yang sulit ditembus untuk menyampaikan sebuah pesan antar manusia.

Kendala bahasa membuat relasi seakan terputus bahkan permusuhan muncul didalamnya.

Roh Kudus turun dan para murid berbicara tentang perbuatan besar Allah dan masing-masing orang mendengar mereka berbicara dalam bahasa asal daerah mereka.

Fokus utama yang diberitakan adalah perbuatan besar Allah, tentang bahasa hanyalah sarana yang dipakai untuk menyampaikan kabar tersebut.

2000 tahun kemudian, Roh Kudus terus berkarya. Roh itu akan terus menyalakan semangat untuk hidup dalam kebenaran meskipun dalam sunyi karena pandemi.

Biarlah Roh Kudus yang memimpin kita agar terus bersemangat dalam segala keadaan.

Isolasi, bukan lagi menjadi kata menakutkan, justru menjadi kesempatan untuk menyalakan kembali roh yang mulai padam dalam kuasa Roh Kudus.

Pandemi tidak lagi menggentarkan, karena kita percaya karya Roh Kudus semakin nyata melalui kemajuan zaman.

Dunia maya menjadi cara kita memahami karya Roh Kudus yang melintasi segala sekat. Dia, Roh Kudus berkarya dalam hati setiap orang untuk menemukan kebenaran.

Selamat hari Pentakosta. Roh Kudus akan memimpin kita untuk hidup dalam kebenaran Firman-Nya. Amin.

Renungan Oleh Pdt Feti Nugroho S.Th, GKSBS Palembang Siloam

Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved