Berita Nasional

Sikap Positif Pemuda Katolik Komda Jambi Atas Sikap Indonesia tentang Palestina

Pemuda Katolik Komda Jambi memiliki harapan besar bahwa upaya memperjuangkan kemanusiaan dan juga keadilan bagi rakyat Palestina.

Editor: Andreas Eko Prasetyo
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Bendera Palestina 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pemuda Katolik Komda Jambi memiliki harapan besar bahwa upaya memperjuangkan kemanusiaan dan juga keadilan bagi rakyat Palestina.

Melalui Mentri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi telah memberikan pernyataan tegas terkait Palestina yang disampaikan secara langsung di hadapan sidang Majelis Umum PBB di Markas PBB di New York, Kamis (21/05/2021).

Indonesia meminta Majelis Umum PBB untuk melakukan tiga hal diantaranya pertama, penghentian kekerasan dan tindakan militer Israel untuk mencegah adanya korban lebih lanjut.

Kedua, pemastian akses kemanusiaan dan perlindungan sipil dan ketiga, pengupayaan negosiasi multilateral yang kredibel.

Pernyataan Indonesia tersebut mendapatkan tanggapan positif dari berbagai kalangan tak terkecuali dari Pemuda Katolik.

Baca juga: Meski Terus Diserang Israel, Mengapa Palestina Tidak Mempunyai Tentara? Ini Alasannya

Baca juga: Raja Salman Kutuk Agresi Israel di Jalur Gaza, Rakyat Palestina Rakayakan Kemenangan

Baca juga: VIDEO Nyatakan Gencatan Senjata, Polisi Israel Malah Bentrok Lagi dengan Warga Palestina

Ketua Pemuda Katolik Komda Jambi, Josep Arjuna Simalango menilai pernyataan Indonesia di depan sidang Majelis Umum PBB merupakan bentuk nyata keterlibatan sebuah negara yang konsisten dalam memperjuangkan kemerdekaan sebuah bangsa.

Sebagaimana yang termaktub dalam pembukaan UUD 1945 bahwa sesungguhnya kemerdekaan adalah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.

Ditambah pula bahwa Indonesia memiliki mandat untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.

“Sebuah pernyataan yang sungguh mendalam makna dimana diawali dengan kalimat memperjuangkan kemanusiaan dan juga memperjuangkan keadilan bagi rakyat Palestina. Ada sisi kemanusiaan dan juga ada sisi keadilan. Kemanusiaan itu tidak lain merupakan pengakuan persamaan derajat hak dan kewajiban antara sesama manusia dan keadilan itu sendiri bagaimana pemenuhan akan persamaan hak bagi rakyat Palestina yang selama ini terampas hak - haknya” ujar Josep Arjuna Simalango yang juga Advokat/Pengacara.

Josep Arjuna juga menyampaikan bahwa Paus Fransiskus selaku Pemimpin Tertinggi Umat Katolik memberikan kecaman atas pertempuran senjata dan meminta gencatan senjata untuk mengakhiri adanya kekerasan, sebab menurut Paus Fransiskus pertempuran senjata hanya melahirkan, "Lingkaran kematian dan kehancuran".

Paus Fransiskus juga meminta seluruh Gereja Katolik berdoa bersama untuk perdamaian sehingga ditemukan adanya jalan dialog dan pengampunan, bersabar membangun perdamaian dan keadilan, dan terbuka, selangkah demi selangkah, pada harapan bersama, untuk hidup berdampingan di antara saudara dan saudari.

Baca juga: Virus Covid-19 Varian Baru dari India Ditemukan di Indonesia, Waspada Jika Alami Gejala Batuk

Baca juga: INI Daftar Semua Penumpang KM Wicly Jaya Sakti yang Tenggelam di Tanjabtim, 8 Orang Belum Ditemukan

Baca juga: BKN Rilis Aturan Baru Seleksi CPNS 2021, Pelamar Wajib Isolasi Mandiri 14 Hari Sebelum Ikuti Ujian

Pemuda Katolik Komda Jambi memiliki harapan besar bahwa upaya memperjuangkan kemanusiaan dan juga keadilan bagi rakyat Palestina tidak memunculkan konflik di dalam negeri Indonesia karena konflik Israel – Palestina, ini bukanlah konflik agama dan untuk itu selain menjaga perdamaian dunia juga menjaga perdamaian dalam bangsa sendiri.

“Indonesia bukan arena untuk menggeser konflik negara lain dan menciptakan konflik dalam negeri. Saya kira ini narasi yang sungguh menyesatkan dan harus diluruskan. Kemanusiaan dan keadilan serta persaudaraan sejati harus kita ciptakan bersama dan menjadi tanggung jawab serta mandat yang tidak bisa ditolakseorang manusia” pungkas Josep.

Berita lainnya seputar Palestina

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved