Kisah Tragis Anak-anak Palestina Tewas Dibom Israel: Itu Benar-benar Kejam
Ketegangan antara Israel dan Palestina akhir-akhir ini dianggap sebagai yang terburuk.
Pada Rabu (12/5/2021) malam, Rafat dan seluruh keluarganya tewas dalam serangan Israel di daerah Sheikh Zayed di Gaza utara.
Dia dan istrinya Rawya (36) yang sedang hamil, dan anak-anak mereka Ismail, Adham, Amir, dan Mohammed - semuanya berusia di bawah 8 tahun - terkubur hidup-hidup di bawah reruntuhan.
Tim penyelamat membutuhkan waktu sehari untuk mengevakuasi mayat keluarga tersebut.
"Cara Israel menargetkan rumah-rumah warga sipil dan membunuh anak-anak serta menggusur orang benar-benar tidak tepat," kata sepupu, Rafat Jameel.
"Apa yang kami alami sekarang jauh lebih buruk daripada serangan di tahun 2014. Penembakan dan serangan udara kali ini gila," tuturnya.
Artikel ini telah tayang di TribunManado.co.id dengan judul Cerita Pilu Korban Serangan Israel di Palestina, Warga: Perang Terburuk.