Breaking News:

Berita Sarolangun

Pacu Biduk dan Festival Beatrix di Sarolangun Batal Digelar Imbas Refocusing Anggaran

Festival lomba pacu biduk yang direncanakan digelar 2021 ini dan telah mengajukan ke Bupati Sarolangun terkait pelaksanaan festival tersebut. 

Tribunjambi/Rifani
Idrus, Kepala Disparpora Sarolangun. Pacu Biduk dan Festival Beatrix di Sarolangun Batal Digelar Imbas Refocusing Anggaran 

Pacu Biduk dan Festival Beatrix di Sarolangun Batal Digelar Imbas Refocusing Anggaran

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Festival lomba pacu biduk yang direncanakan digelar 2021 ini dan telah mengajukan ke Bupati Sarolangun terkait pelaksanaan festival tersebut. 

Namun, lomba pacu biduk tersebut tidak jadi dilaksanakan.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Sarolangun Idrus mengatakan, hal itu tidak dilakukan lantaran adanya refocusing anggaran oleh pemerintah pusat.

Makanya, sejumlah kegiatan gagal dilaksanakan, apalagi Covid-19 yang masih meningkat di Kabupaten Sarolangun.

Dikatakannya, festival Beatrix dan pacu biduk tak diselenggarakan akibat dampak refocusing.

"Kita sudah menemui bupati terkait perlombaan pacu biduk tersebut, namun disayangkan anggaran dipotong untuk penanganan covid-19," kata Idrus, Senin (10/5/2021).

Rencananya, festival beatrix akan dilaksanakan pada Oktober mendatang bertepatan hari ulang tahun Kabupaten Sarolangun

"Karena anggaran kecil mau tidak mau harus tunda dulu," ujarnya.

Peniadakan kegiatan tahunan ini sangat disayangkan. Sebab, pacu biduk merupakan  sebuah icon dari Kabupaten Sarolangun.

Tidak jarang masyarakat dari luar datang ke Sarolangun untuk menyaksikan perlombaan tersebut.

Mahasiswa Unja dan Keponakannya yang Dibacok Oleh Geng Motor Ternyata Korban Salah Sasaran

Pembeli dan Pedagang di Pasar Atas Sarolangun Cuek Tak Pakai Masker Saat Wakil Bupati Sidak ke Pasar

Kisah Sahabat Nabi, Zubair bin Awwam Penghunus Pedang Pertama dalam Islam yang Dibunuh saat Salat

"Dalam keadaan pandemi ini, masyarakat juga harus bisa memahami kondisi. Kalau pun dilaksanakan takutnya malah berefek tidak baik. Sehingga menambah klaster baru, demi kebaikan kita bersama maka langkah ini yang harus kita ambil," katanya.(Tribunjambi.com /rifani halim)
 

Penulis: Rifani Halim
Editor: Rahimin
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved