Breaking News:

Berita Muarojambi

Anak Gadis di Bawah Umur di Muarojambi Dicabuli Kakek di Dekat Pohon Nangka 

Seorang anak perempuan usia delapan tahun di Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muarojambi jadi korban pencabulan kakek usia 59 tahun.

The Clinical Advisor
Ilustrasi - Anak Gadis di Bawah Umur di Muarojambi Dicabuli Kakek di Dekat Pohon Nangka  

Anak Gadis di Bawah Umur di Muarojambi Dicabuli Kakek di Dekat Pohon Nangka 

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Seorang anak gadis usia delapan tahun di Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muarojambi jadi korban pencabulan kakek usia 59 tahun.

Kejadian ini terjadi pada Minggu 25 April 2021 disalah satu Desa di Kecamatan Kumpe Ulu Kabupaten Muarojambi.

Hal ini disampaikan Kasubag Humas Polres Muarojambi AKP Amradi.

Amradi mengatakan, kronologis kejadian saat itu Sopian alias Atuk pelaku memanggil korban disuruh melihat kemaluannya.

Setelah itu, korban dibawa pelaku dekat pohon nangka yang tidak jauh dari rumah pelaku saat itu korban dilakukan aksi pencabulannya.

Atas kejadian itu, keluarga korban melaporkan ke unit PPA Polres Muarojambi, pelaku sudah berhasil diamankan oleh pada Jumat (7/5/2021) sekira pukul 15.00 WIB di rumahnya.

"Pelaku sudah kita amankan tidak ada perlawanan, pelaku sudah kita bawa ke Mapolres Muarojambi guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut," kata AKP Amradi Minggu (9/5/2021).

Atas perbuatannya pelaku dikenakan Pasal 76 E Jo Pasal 82 ayat (1) UU RI nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang RI nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU nomor 1 tahun 2016 tentang Perubahan kedua atas Undang-undang RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi undang-undang.

Ingat Ini, Masyarakat Sarolangun Dilarang Melaksanakan Takbir Keliling Atau Pawai Obor

Kisah Sahabat Nabi Khabbab bin Arat, Ahli Pembuat Pedang yang Makamnya Harum

3 Pasang Bukan Suami Istri Terjaring Operasi Pekat di Merangin, Ada Anak di Bawah Umur

Di mana, setiap orang dilarang melakukan Kekerasan atau ancaman kekerasan, memaksa, melakukan tipu muslihat, melakukan serangkaian kebohongan, atau membujuk anak untuk melakukan atau membiarkan dilakukan perbuatan cabul dapat diancam hukuman pidana penjara 20 tahun.(tribunjambi.com/ Hasbi Sabirin)

Penulis: Hasbi Sabirin
Editor: Rahimin
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved