Ali Imron Ingatkan Jokowi Bahaya Teroris Lulusan Afghanistan, Setara Kopassus Bisa Buat Bom Nuklir
Ali Imron ungkap betapa bahayanya teroris lulusan akademi militer di Afghanistan.
"Bom paling ringan petasan, hingga bom kimia dan nuklir kami bisa. Terutama angkatan kami," katanya.
Bom Bali Itu hanya percobaan saja kelompoknya, yang masih kategori bom kecil.
Akademi Militer Mujahidin Afghanistan sendiri diajari oleh para militer Afghanistan yang pro mujahidin.
Tonton video lengkapnya:
Cara Kerja Teroris
Ali Imron menjelaskan cara kerja para teroris untuk melakukan serangan teror.
Ali Imron mengatakan bahwasanya para teroris itu memang suka dengan kerusuhan dan kericuhan.
Maksudnya, sebagai mantan teroris, Ali Imron mengimbau agar tidak memberi ruang terhadap teroris dan penganut paham radikalisme.
Ali Imron lantas menjabarkan alasan terjadinya aksi terorisme di Indonesia. Yaitu para teroris tujuannya ingin membentuk negara Islam.
Pernyataan itu diungkap Ali Imron dalam acara Indonesian Lawyers Club TV One edisi “Misteri Penusuk Wiranto” 2019 lalu.
Rekaman pernyataan Ali Imron itu ditayangkan lagi pada beberapa bulan yang lalu,
tepatnya tanggal 30 November 2020 di kanal Youtube ILC, kala itu lagi ramai peristiwa terorisme di Sigi, Sulawesi Tengah,
yang didalangi oleh Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora di wilayah Poso.
Menurut Ali Imron sendiri, teroris itu—baik Al-Qaeda maupun ISIS, memiliki dua tujuan yang sama.
Pertama, para teroris ingin mendirikan negara Islam.