Breaking News:

Berita Muarojambi

Antisipasi Arus Mudik Lebaran 2021, Polres Muarojambi Bakal Dirikan Dua Pos Check Point

Seperti yang disampaikan oleh Kapolres Muarojambi AKBP Ardiyanto, berdasarkan Surat Edaran Menteri Perhubungan, seiring dengan meningkatnya kasus peny

Penulis: Hasbi Sabirin
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi/Hasbi
Kapolres Muaro Jambi, AKBP Ardiyanto saat wawancara mengenai vaksin Covid-19. 

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Dalam rangka mengantisipasi arus mudik serta mencegah terjadinya pulang kampung antar kabupaten/kota dalam Provinsi Jambi saat Idul Fitri 1442 H, Polres Muarojambi akan mendirikan sebanyak 2 pos cek point.

Seperti yang disampaikan oleh Kapolres Muarojambi AKBP Ardiyanto, berdasarkan Surat Edaran Menteri Perhubungan, seiring dengan meningkatnya kasus penyebaran Covid-19.

Pemerintah Pusat telah menerapkan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat, dan ini telah ditindaklanjuti oleh Gubernur Jambi bahwa masyarakat Jambi dilarang mudik atau pulang kampung saat lebaran nantinya.

Menyikapi hal itu mereka akan mendirikan dua pos cek point yang disebar dibeberapa wilayah perbatasan, seperti batas Jambi Palembang, Jambi Sumatera Barat dan Jambi Riau.

"Saya perintahkan Wakapolres dan Kabag Ops untuk menindaklanjutinya, untuk melakukan penjagaan dibatas jambi palembang namun itu terlalu jauh, saya sedang berkomunikasi dengan Dirlantas untuk dapat dilakukan di Pal 11 tepatnya di Desa Pondok Meja,"kata Kapolres Kamis (22/4/2021).

Ia juga mengatakan, dalam melakukan pengamanan dan penjagaan lalulintas jalur mudik lebaran tahun 1442 H ini setidaknya melibatkan sebanyam 142 orang personil yang dibagi masing-masing pos penjagaan.

"Saya menegaskan kepada jajarannya agar segera mendirikan pos cek point paling lambat tanggal 5 Mei 2021 pos sudah berdiri dan sudah bisa untuk melakukan cek point mencegah masyarakat yang akan mudik,"ungkapnya.

Apabila diketahui ada armada transportasi darat yang masih tetap nekat melakukan pengangkutan penumpang ataupun masyarakat, agar dilakukan tindakan tegas, dan berkordinasi dengan tim gugus tugas Covid-19.

"Sangsinya akan dikembalikan ke daerah asalnya dan diberikan pengertian dengan tegas namun tetap humanis,"tutupnya.

Baca juga: Besaran Zakat Fitrah di Muarojambi Ditetapkan, Tertinggi Rp 49 Ribu

Baca juga: Trans Siginjai Rute Bandara Sultan Thaha-Sengeti Resmi Beroperasi Hari Ini

Baca juga: Soal TPP ASN yang Belum Terbayarkan, Bupati Batanghari Ungkap Perihal Baru

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved