Pelecehan Seksual
Kepsek SD Swasta Dilaporkan Lakukan Pelecehan Seksual Pada Siswa SD Bahkan Bawa ke Hotel
Pelaku pelecehan seksual itu ternyata kepala sekolah di tempat putrinya menimba ilmu di sebuah SD swasta di Kota Medan, Sumatera Utara.
Mendengar kabar itu, NS akhirnya membujuk anaknya supaya mau menceritakan kebenaran kejadian tersebut.
Anaknya menangis dan bergetar menceritakannya.
"Kami bujuk supaya cerita. Anak saya gemetar tangannya, dia tutup muka menangis menceritakan semuanya," jelasnya.
Anaknya ternyata telah mendapatkan pelecehan seksual saat masih duduk di kelas 5 SD, berumur 10 tahun.
NS mengungkapkan anaknya sering dipanggil ke ruangan kepsek BS.
Di ruangan itulah pelecehan seksual dilakukan pria yang telah dilaporkannya ke polisi itu.
Selain itu, anaknya juga pernah dibawa pelaku ke hotel melati di daerah Medan Selayang.
Pernah juga anaknya dibawa pelaku ke rumah, di kawasan Medan Tuntungan ketika saat jam sekolah.
"Dia cerita sambil nangis," ungkapnya.
"Di penginapan sudah ada tiga kali dibawa, dibawa juga ke rumah pelaku. Itu saat jam sekolah," ungkapnya.
Tak terima dengan perlakuan tersebut, NS dan suaminya akhirnya melaporkan kejadian tahun 2018 hingga 2019 itu ke Polda Sumut.
"Saya tak terima betul anak saya dibuat seperti itu. Ini membuat kami terpukul," tegasnya.
Baca juga: Puasa Ramadhan 2021 Berikut 8 Buah yang Bagus Dikonsumsi Saat Sahur Jadi Pasokan Energi yang Tinggi
Baca juga: KemenpanRB Umumkan Formasi Terbanyak CPNS 2021, Ada Guru dan Dosen di Urutan Teratas
Ia mengatakan keluarga sudah membawa korban ke psikiater.
Anaknya mengaku tidak ada yang dimasukkan ke kemaluannya. Pelecehan dilakukan dengan bentuk lain.
NS menyebut sebenarnya sudah 7 orang yang pernah mengaku dicabuli oknum Kepsek BS itu.