Breaking News:

Berita Nasional

Ini Alasan Pemerintah Ambil Alih Pengelolaan TMII Setelah 44 Tahun Dikelola Yayasan Anak Soeharto

Presiden Joko Widodo membuat menerbitkan peraturan presiden tentang pengelolaan Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

kompas.com / Nabilla Ramadhian
Keong Mas di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Ini Alasan Pemerintah Ambil Alih Pengelolaan TMII Setelah 44 Tahun Dikelola Yayasan Anak Soeharto 

"Sudah hampir 44 tahun Yayasan Harapan Kita mengelola milik negara ini," kata Pratikno.

Perusahaan dari Singapura Gugat Anak Presiden Soeharto Rp 584 Miliar, Museum di TMII Minta Disita

Hotman Paris Disindir Telak Pihak Hotma Sitompul Imbas Dilaporkan Desiree: Ini karena Pengacaranya!

Pembangunan Mal Pelayanan Publik Kota Jambi Diperkirakan akan Selesai Akhir 2021

Menurutnya, negara memiliki kewajiban melakukan penataan TMII guna memberikan manfaat seluas-luasnya kepada masyarakat.

TMII juga nantinya diharapkan dapat berkontribusi pada keuangan negara.

Namun, karena saat ini masih akan ada pemindahan pengelolaan dari Yayasan Harapan Kita ke Kemensetneg, akan ada masa transisi.

Nantinya dibentuk tim transisi untuk mengelola TMII selama masa transisi ini.

"Karena ini ada pemindahan pengelolaan, kami perlu memutuskan masa transisi. Jadi akan dibentuk tim transisi untuk mengelola selama transisi," ungkap Pratikno.

Pratikno menjelaskan, TMII memiliki luas 1.460.704 meter persegi atau setara lebih dari 146,7 hektar.

Menteri Sekretariat Negara, Pratikno
Menteri Sekretariat Negara, Pratikno (TRIBUN NEWS / DANY PERMANA)

Taman rekreasi ini berlokasi di Jakarta Timur. Menurut Pratikno, secara lokasi, TMII berada di kawasan strategis.

Berdasarkan evaluasi dari Kemensetneg dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) pada 2018, TMII ditaksir memiliki nilai sebesar Rp 20 triliun.

"Tetapi, mungkin harga pasar jauh lebih dari itu untuk saat ini, apalagi nanti saat setelah pandemi," kata Pratikno.

Halaman
1234
Editor: Rahimin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved