Breaking News:

VIDEO Rumaputi Kafe Estetik Dengan Menu Andalan Tradisional

Rumaputi merupakan kafe dan resto mengandalkan menu tradisional. Kafe ini mempunyai banyak spot foto yang menarik.

Editor: Nani Rachmaini

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI- Rumaputi merupakan kafe dan resto mengandalkan menu tradisional. Kafe ini mempunyai banyak spot foto yang menarik.

Kafe estetik ini fokus pada makanan tradisional, tapi juga menghadirkan menu western. Beberapa menu tradisionalnya adalah nasi tutug oncom, nasi bakar, dan kecombrang rice bowl.
Kafe ini resmi dibuka pada 2 Januari 2021. 

Erik, sebagai manager kafe menjelaskan, kafe ini mengandalkan spot-spot foto yang menarik seperti rumaputi, rumah kaca, dan tempat outdoor.

“Kita ada tiga spot yaitu rumah kaca, rumah putih, sama outdoor. Kebanyakan orang milih di rumah kaca karena banyak tempat foto yang menarik. Untuk di rumah kaca maksimal menampung 35 orang, rumaputi 25 orang, dan outdoor sekitar 30 orang,” ungkapnya Rabu (31/3/2021).

Saat awal kafe ini dibuka, yang mau ke sini harus melakukan reservasi terlebih dahulu dikarenakan ramainya pengunjung.

“Waktu awal buka sampai harus booking waiting list dulu, kalau nggak booking nggak dapat tempat. Tanda jadi Rp 500.000. Dapat makanan dan minuman yang ada di menu, bebas, dan untuk ruangan tidak discharge,” tambahnya.

Mengusung konsep garden yang banyak alam dan kebun, kafe estetik ini ternyata tetap menjaga kualitas makanan tradisionalnya yang diinovasi.

“Kami sudah punya banyak customer yang loyal. Kedepannya kita akan tambahin lagi spot-spot yang menarik. Menu favorit disini kecombrang rice bowl, rawon sup, nila sambal mangga, dan mie tek-tek,” jelasnya.
Kafe dengan rentang harga makanan Rp. 25.000-55.000 tersebut ternyata pernah menghilangkan salah satu makanan yang ada di menunya, dikarenakan tidak ingin membuat costumer kecewa.

“Menu yang pernah dihilangkan yaitu bayam goreng, karena platting dan proses menggorengnya itu memerlukan waktu lama, jadi saya takut costumernya kecewa dan terlalu banyak minyak yang meresap di bayam gorengnya. Jadi kita coba kaji ternyata harus dihilangkan,” ungkapnya.

Erik berharap agar kafe ini dapat lebih dikenal oleh banyak orang dan menjadi tujuan destinasi warga Jambi.

“Harapan saya kafe ini maju dan dikenal masyarakat, konsisten pelayanannya, serta rasa makan dan minumannya, dan menjadi salah satu tujuan destinasi warga jambi untuk makan dan minum sambil bersantai dan ngobrol,” tutupnya.

Sebagai kafe yang masih beroperasi 3 bulan Erik ingin memberikan promo dan diskon yang menarik. 
Pihakna berencana mengeluarkan paket Ramadan, tetapi masih menunggu kebijakan pemerintah terkait boleh tidaknya buka puasa bersama di kafe.

Kafe ini berada di Kolonel Tarmizi Kodir No 02 Rt 014 Rw 04 Kel Pakuan Baru, Jambi Selatan.

Tribunjambi.com/MG/Tasya Amil P

Baca juga: VIDEO Sambal Tempoyak Mougi Kini Sampai Ke Luar Negeri

Baca juga: VIDEO Harga Daging dan Cabai Diperkirakan Naik Jelang Ramadhan

Baca juga: VIDEO Banjir Mulai Menggenangi Kawasan Seberang Kota Jambi

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved