Breaking News:

Berita Bungo

VIDEO Razia Lapas Bungo Diduga Bocor, Petugas tidak Temukan Barang yang Begitu Berbahaya

Lapas Klas IIB Muaro Bungo razia disejumlah blok tanahan. Razia yang bekerja sama dengan TNI Polri itu dilakukan, Selasa (6/4) malam.

TRIBUNJAMBI.COM, BUNGO -- Lapas Klas IIB Muaro Bungo razia disejumlah blok tanahan. Razia yang bekerja sama dengan TNI Polri itu dilakukan, Selasa (6/4) malam.

Razia dari tim gabungan mulai dilakukan sekitar pukul 20.00 wib. Tapi sayang, sidak yang dilakukan tersebut berlangsung tertutup dari awak media.

Awak media yang hadir disana sedikit kecewa lantaran mereka tidak bisa mengambil gambar ketika dilakukan penggeledahan.

"Kami ini mau cari moment, mau cari gambar, video," kata perwakilan wartawan Bungo.

Mereka menduga jika razia ini merupakan setingan belaka dan informasi sudah bocor. Apalagi tidak ada barang bukti yang mencolok yang ditemukan oleh petugas. Padahal sebelumnya pernah tersiar kabar jika dilapas Klas IIB Bungo termasuk lapas yang tidak begitu ketat, diduga banyak barang terlarang termasuk handphone masuk kedalam lapas tersebut.

Dalam razia tersebut, petugas hanya menemukan barang-barang bawaan warga binaan yang tidak begitu membahayakan, seperti gelas, sendok, kartu Remi, cukur kumis, kuas cet dan barang bawaan warga binaan lainnya.

Pantauan dilapangan, barang yang membahayakan hanya pisau kater, paku, obeng. Selain itu, petugas juga menemukan beberapa aksesoris handphone seperti casing, baterai, cas hp dan sebagainya, sementara handphone tidak ditemukan.

Kalapas Klas IIB Bungo Ridha Ansari membantah jika sidak atau razia ini dilakukan hanya cermonial atau setingan belaka.

"Tadi kita didampingi TNI, Polisi, ada juga dari BNNK," kata Ridha.

Menurut dia, razia yang dilakukan oleh tim lapas bukan hanya satu kali ini saja, namun kegiatan razia ini dilakukan secara rutin.

Untuk barang-barang yang ditemukan, seperti casing hp, cas, baterai dan benda-benda terlarang lainnya, dia menyebut jika nanti akan memanggil dan memeriksa blok-blok dimana barang tersebut ditemukan.

Nah terkait tidak dibolehkannya awak media masuk mengikuti tim yang masuk kedalam lapas, Ridha menyebut jika itu merupakan instruksi dari atasannya langsung.

"Kita enggak mau terjadi hal yang tidak diinginkan. Memang tidak sekarang, tapi takut nanti, nanti bisa viral," ungkapnya. (*)

Tribunjambi Muzakkir

Baca juga: KRONOLOGI Kabid DLH Bungo Tabrak Bocah hingga Tewas dengan Mobil Dinas, Terlindas saat Mobil Mundur

Baca juga: VIDEO Rumaputi Kafe Estetik Dengan Menu Andalan Tradisional

Baca juga: VIDEO Banjir Mulai Menggenangi Kawasan Seberang Kota Jambi

Penulis: Muzakkir
Editor: Nani Rachmaini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved