Breaking News:

Berita Kota Jambi

Polda Jambi Temukan Kegiatan Prostitusi dan Peredaran Narkoba di Lokasi Illegal Drilling

Namun, ilegal driling juga  berdampak pada kerawanan sosial masyarakat, mulai dari adanya peredaran narkoba dan prostitusi.

Tribunjambi/Aryo Tondang
Kapolda Jambi, Irjen Pol A Rachmad Wibowo 

TRIBUNJAMI.COM, JAMBI- Kapolda Jambi Irjen Pol A Rachmad Wibowo mengungkapkan, aktifitas ilegal drilling (BBM ilegal), yang berlangsung masif sejak tahun 2018 lalu, tidak hanya berdampak pada kerusakan lingkungan dan kerugian restorasi alam, hingga ekonomi warga sekitar.

Namun, ilegal driling juga  berdampak pada kerawanan sosial masyarakat, mulai dari adanya peredaran narkoba dan prostitusi.

Ia menjelaskan, temuan timnya di lapangan, sejumlah sopir pengangkut minyak hasil ilegal driling justru terlibat mengkonsumsi sabu-sabu, hingga terlibat tindakan prostitusi.

Menurutnya, kondisi lokasi aktifitas ilegal driling yang berada di pedalaman membuat para sopir leluasa menjalankan aksi tersebut.

Para sopir memanfaatkan posisi mengantri saat akan mengangkut hasil minyak ilegal, untuk melakukan kedua tindakan tersebut.

"Tidak dipungkiri, di lokasi ilegal tersebut saat ini sudah banyak peredaran narkoba dan prostitusi," kata Rachmad, Rabu (7/4/2021).

"Dan mereka memanfaatkan situasi saat mengantari, mulai dari konsumsi narkoba dan melakukan prostitusi," bilangnya.

Untuk itu, guna mengantisipasi dampak narkoba dan prostitusi tersebut, Polda Jambi akan melakukan penindakan tegas.

"Ini penyakit masyarakat yang harus dicegah bersama. Polisi tidak bisa sendiri, butuh kerjasama semua pihak agar Jambi tetap kondusif," tukas Rachmad.

Seperti diketahui, Polda Jambi terus melakukan upaya-upaya dalam memberantas aktifitas ilegal Things di sejumlah wilayah di Provinsi Jambi.

Halaman
123
Penulis: Aryo Tondang
Editor: Nani Rachmaini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved