Breaking News:

Berita Nasional

Perakit Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar dan 22 Orang Terduga Teroris Sudah Ditangkap

Polisi telah mengamankan 23 terduga teroris, pasca-teror bom bunuh diri di depan Gereja Katedral, termasuk perakit bom bunuh diri tersebut

Editor: Rahimin
IST
Sepeda motor yang hangus terbakar diduga milik pelaku ledakan di depan Gereja Katedral Makassar. Perakit Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar dan 22 Orang Terduga Teroris Sudah Ditangkap 

Perakit Bom Bunuh Diri di Makassar dan 22 Orang Terduga Teroris Sudah Ditangkap

TRIBUNJAMBI.COM - Polisi bergerak cepat mengungkap kasus bom bunuh diri di depan Gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3/2021).

Sampai saat ini polisi telah mengamankan 23 terduga teroris, pasca-teror bom bunuh diri di depan Gereja Katedral, termasuk perakit bom bunuh diri tersebut.

Hal itu dikatakan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

23 terduga teroris itu  ditangkap di tiga daerah, yakni Makassar, Jakarta dan Bima (Nusa Tenggara Barat).

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (KOLASE TRIBUN JAMBI)

"Total hingga hari ini ada 23 orang dari tiga tempat tersebut. Dan ini akan terus kita kembangkan, kita usut sampai tuntas," kata Kapolri di Gedung Bareskrim, Mabes Polri, Jakarta, Rabu (31/3/2021) malam.

Listyo Sigit Prabowo menjelaskan, sebanyak 13 terduga teroris ditangkap di Makassar.

Satu tersangka berinisial W disebut sebagai perakit bom di Makassar.

Polisi juga mengamankan lima terduga teroris di Jakarta. "Di Bima, NTB, kita amankan lima," kata kapolri.

Kapolri menginstruksikan jajarannya untuk meningkatkan kewaspadaan dan sistem pengamanan, baik di Mabes Polri maupun di lapangan.

Untuk diketahui, pelaku bom bunuh diri di Makassar merupakan pasangan suami istri.

Usai Mabes Polri Diserang Seorang Wanita, Densus 88 Tangkap Dua Terduga Teroris di Bandung

Adik Ihsan Yunus Bantah ke Kemensos Atur Paket Bansos, Pernah Menawari Goodie Bag Pada Dua Tersangka

Baca juga: Kisah Cinta Gadis 14 Tahun di Pangandaran ke Pria 50 Tahun, Guru Bingung Diajak Neng Menikah

Pelaku laki-laki adalah L, sedangkan pelaku perempuan adalah YSF.

Dikatakan Sigit, pelaku teror merupakan bagian dari Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang pernah melakukan aksi serupa di Katedral Our Lady of Mount Carmel, Pulau Jolo, Filipina Selatan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved