Breaking News:

Kisruh Partai Demokrat

Moeldoko Rela Pertaruhkan Lehernya, Jhoni Allen Cs Kader Demokrat yang Digugat AHY Mangkir di Sidang

Moeldoko menjawab kalangan militer yang mempertanyakan langkahnya di Partai Demokrat. Ia menegaskan tak pernah mengemis untuk mendapatkan jabatan.

KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO
Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko mengaku siap mempertaruhkan lehernya demi Pancasila. 

Moeldoko menjawab kalangan militer yang mempertanyakan langkahnya di Partai Demokrat.

Moeldoko menegaskan ia tak pernah mengemis untuk mendapat sebuah jabatan.

Bahkan Moeldoko rela pertaruhkan lehernya untuk terus menegakkan Pancasila.

Kepala Staf Presiden, Moeldoko
Kepala Staf Presiden, Moeldoko (Capture Instagram Moeldoko)

Lewat media sosialnya, Moeldoko menyampaikan pernyataan soal kalangan militer yang mempertanyakan langkahnya di Partai Demokrat.

"Ini Moeldoko tidak pernah berubah dan tidak akan berubah, kita pelru kritis melihatnya. Tuduhan itu tergantung bagaimana konteksnya dan siapa yang berbicara," kata Moeldoko dikutip TribunnewsBogor.com dari akun media sosialnya.

Moeldoko berujar ia yakin Prajurit TNI tidak akan muda terprovokoasi.

Pasalnya selama memimpin, Moeldoko mengaku selalu menanamkan kebajikan.

"Saya yakin Prajurit TNI tidak akan mudah diprovokasi, karena selama saya memimpin, saya selalu menanamkan kebajikan juga kesejahteraan dan profesionalisme, dan tidak pernah saya membuat prajurit merintih, dan seluruh prajurit tahu tentang itu," kata Moeldoko.

Moeldoko mengatakan pilihannya untuk menjadi Ketua Umum Partai Demokrat adalah hak politiknya sebagai sipil.

"Pilihan saya ini adalah hak politik saya sebagai seorang sipil," kata Moeldoko.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved