Warga Histeris Saksikan Tetangganya Tewas dengan Kepala Terpenggal Diarak Anak Kandung

- Hanya berarawal dari permasalahan tidak direstui menikah, terjadi peristiwa anak penggal kepala ayah kandung di Lampung Tengah

Editor: Heri Prihartono
Freepik.com
Ilustrasi Pembunuhan Warga Histeris Saksikan Tetangganya Tewas dengan Kepala Terpenggal Diarak Anak Kandung 

Saat dikonfirmasi Popon menyebutkan, dugaan sementara pelaku PK  dalam kondisi gangguan jiwa dan saat ini telah diamankan di Polsek Kalirejo.

"Saat ini dugaan sementara pelaku mengalami gangguan jiwa. Barang bukti (sebilah golok) dan pelaku (PK) sudah kami amankan," kata AKBP Popon Ardianto Sunggoro, Senin.

Popon mengatakan j  terkait dugaan sementara pelaku mengalami gangguan jiwa pihaknya akan melakukan penyelidikan.

"Kami tidak berhenti di situ saja (melakukan penyidikan pelaku), dan masih terus dilakukan observasi, apakah memang (pelaku) mengalami gangguan kejiwaan atau tidak dengan melibatkan ahli kejiwaan (dokter dan psikiater)," sebutnya.

Masyarakat diminta untuk tetap tenang dan tidak termakan isu apapun, serta menyerahkan proses hukum kepada pihak kepolisian.

Baca juga: Sah! Ditlantas Polda Jambi Resmi Berlakukan Tilang Elektronik Hari Ini, Catat Lokasinya

Baca juga: SD dan SMP di Tanjabbar Masih Daring, Belajar Tatap Muka Belum Dapat Izin dari Satgas Covid-19

Bawa Kepala Korban

Setelah membunuh ayahnya, pelaku PK sempat membawa keliling leher korban memperlihatkan kepada para tetangga.

Tarmin seorang warga menyebutkan, akibat ulah PK, sejumlah warga yang ada di dekat rumah korban histeris dan langsung melarikan diri.

"Diarak (kepala korban) diperlihatkan ke sejumlah warga sambil bilang, 'Bapak saya mati. Bapak saya mati'," kata Tarmin sambil mencontohkan ucapan PK, Senin.

Sebagian warga lari syok melihat ulah PK, sebagian lagi mencari cara agar aksi tersebut dihentikan oleh PK dengan cara melumpuhkannya.

Setelah itu, warga berusaha melumpuhkan PK dengan menyergapnya, dan membawa menenangkan pelaku yang pada saat itu dalam kondisi bersimbah darah di pakaian dan tubuhnya.

"Berdarah-darah di bagian tangan dan bajunya."

"Terus ditenangkan warga, dia mau tenang, setelah itu jenazah bapaknya diurus oleh petugas yang datang," sebutnya.

( Tribunlampung.co.id / Syamsir Alam )

Link Artikel Lain Tentang Pembunuhan

Sumber: Tribun Lampung

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved