Breaking News:

Berita Tebo

APRI Tebo Akan Edukasi Penambang Rakyat Agar Menambang Dengan Ramah Lingkungan

Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia (APRI) Tebo, menolak pekerja tambang rakyat jenis emas, sering di sebut atau disamakan dengan istilah PETI. 

istimewa
APRI Tebo Akan Edukasi Penambang Rakyat Agar Menambang Dengan Ramah Lingkungan 

APRI Tebo Akan Edukasi Penambang Rakyat Agar Menambang Dengan Ramah Lingkungan

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Hendro Herlambang

TRIBUNJAMBI.COM, MUARATEBO - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia (APRI) Tebo, menolak pekerja tambang rakyat jenis emas, sering di sebut atau disamakan dengan istilah PETI. 

Ketua DPC APRI Tebo Afriansyah mengatakan, PETI atau penambangan emas tanpa izin, berkonotasi negatif dan membuat masyarakat yang bekerja menambang emas takut. 

"Zaman dulu bahkan sebelum Indonesia merdeka masyarakat sudah menambang emas dengan cara mendulang, hanya saja saat ini semakin modern masyarakat menambang emas saat ini dibantu teknologi mesin seperti dompeng," ungkapnya belum lama ini.

Pemkab Merangin Ingin Vaksinasi Covid-19 Hingga Tingkat Desa Namun Terkendala Dosis Vaksin

Maulana Bilang Ada Faktor KIPI Usai Vaksin Covid-19, Ini Upaya Yang Dilakukan Pemerintah

Begini Pesan Istri yang Dibakar Hidup-hidup Suaminya di Medan, Maafin Kakak ya Mak, Jangan Dendam

Ia mengatakan, PETI yang di maksud sejumlah pejabat itu, pengusaha yang datang dari luar daerah menambang dengan menggunakan alat berat jenis excavator.

Sedangkan penambang di Tebo menurutnya semua adalah masyarakat lokal hanya menggunakan mesin dompeng yang kekuatannya masih di bawah 25 pk sesuai aturan UU.

APRI meminta kepada pejabat yang berwenang untuk tidak menyebut dan menyamakan penambang rakyat jenis emas dengan kata PETI. Karena, aktifitas tambang rakyat atau penambang bukan suatu tindakan kriminal seperti pencuri.

Ia bilang, akan memberikan edukasi kepada penambang rakyat di Tebo, yang umumnya bekerja secara otodidak untuk memenuhi kehidupan sehari-hari.

"kita akan memberikan edukasi cara menambang tanpa merusak lingkungan," ujarnya.

"Cara menambang yang akan di tawarkan APRI tanpa menggunakan merkuri, dan bagaimana cara menggunakan alat teknologi yang benar bukan seperti saat ini. Sehingga tidak ada lagi pencemaran dan kerusakan lingkungan," pungkasnya.

Penulis: HR Hendro Sandi
Editor: Rahimin
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved