Berita Nasional
Andi Arief Sindir Demokrat Kubu Moeldoko, Sebut Gagal Daftar hingga Bayar Ahli IT Untuk Bobol Sistem
Hal itu disampaikan Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat tersebut melalui cuitan di Twitter pribadi terbarunya, @AndiArief_ID.
TRIBUNJAMBI.COM - Politikus Partai Demokrat, Andi Arief menyebutkan, Partai Demokrat kubu Moeldoko gagal daftar di Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).
Hal itu disampaikan Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat tersebut melalui cuitan di Twitter pribadi terbarunya, @AndiArief_ID.
Andi juga mengatakan, Partai Demokrat kubu Moeldoko disebutkannya gagal daftar sehingga mereka tidak bisa mendapat akses dan password pendaftaran elekronik.
"Tragis, KLB Deli serdang gagal daftar. Tidak dapat diproses pendaftarannya karena tak memenuhi persyaratan sehingga tidak bisa mendapat akses dan password pendaftaran elekrronik."
"Bukan hanya kudeta gagal, tapi memalukan di depan publik," katanya melalui cuitan di Twitter.

Dalam cuitan Andi Arief itu, sang politikus partai Demokrat mengatakan hal lainnya juga.
Ia menyebut kubu Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang sampai meminta tolong ahli IT untuk menerobos sistem elektronik tersebut.
"Ada yang minta tolong ahi IT supaya sistem di AHU bisa diterobos tanpa prosedur. Kan sudah makin gak logik. Saya perkirakan Joni Alen dkk besok akan gunakan cara ghaib lewat paranormal."
Baca juga: Persib Bandung Diuntungkan Dengan 6 Pemain Bali United Cedera Jelang Piala Menpora 2021
Baca juga: SINYAL Demokrat Versi KLB Disahkan Pemerintah? Menkumham Minta Kubu Moeldoko Lengkapi Berkas
Baca juga: Ajak Tetangga Bercinta Berujung Petaka, Kakek 70 Tahun Tewas Ditebas hingga Masuk Sungai
Menkumham Minta Demokrat Kubu Moeldoko Lengkapi Berkas
Gonjang-ganjing di partai Demokrat usai munculnya Kongres Luar Biasa ( KLB) Deli Serdang semakin bertambah.
Pasalnya arahan Menkumham Yasonna Laoly yang meminta kubu Moeldoko melengkapi berkasnya kembali, jadi sinyal cerah bagi Demokrat versi KLB Deli Serdang.
Sebelumnya, Agus Harimurti Yudhoyono bersama kubunya sudah roadshow ke berbagai pihak untuk menggalang dukungan bahwa kubu KLB tidak sah.
Terbaru, Yasonna Laoly pun memberi kesempatan kepada Jhoni Allen Marbun CS selama 7 hari untuk melengkapi berkas.
Menteri Hukum dan HAM ( Menkumham) Yasonna Laoly menyatakan, pihaknya akan sangat meneliti berkas yang diserahkan Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa ( KLB) Deli Serdang.
Kendati demikian, kata Yasonna, berkas itu masih belum sempurna dan harus segera dilengkapi.