Breaking News:

berita daerah

Dokter Spesialis RSUD Daud Arif Kuala Tungkal Mogok Kerja Tuntut Insentif Belum Dibayar

Sejumlah dokter di Rumah Sakit Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Daud Arif Kuala Tungkal melakukan mogok kerja.

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Hendri Dunan
Tribunjambi/Samsul Bahri
RSUD Daud Arif Kuala Tungkal, Tanjabbar. 

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Sejumlah dokter di Rumah Sakit Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Daud Arif Kuala Tungkal melakukan mogok kerja. Pihak BPJS Kesehatan Kabupaten Tanjabbar, menyebutkan bahwa telah membayar jasa medis dokter spesialis sesuai dengan pengajuan dari pihak rumah sakit.

Baca juga: Wanita Hamil Tertangkap Ngelem Saat Operasi Cipta Kondisi Satpol PP

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Daud Arif Kuala Tungkal, Elfry Syahril mengatakan adanya sejumlah dokter yang melakukan mogok kerja. Ia menyebutkan bahwa sejumlah dokter yang melakukan mogok kerja adalah dokter spesialis. Adapun alasan mogok kerja lantaran insentif jasa medis yang belum dibayarkan.
"Iya mogok ini karena insentif jasa medis karena kan belum dibayarkan. Karena kan semuanya ada prosesnya tuh. Nah, jasa medis ini kan dihitung berdasarkan mereka melayani per pasien. Nah, itu ada tim khusus untuk yang menghitung nya,"ujarnya, Jumat (19/3).

Baca juga: Dua Orang Alami Luka Bakar Saat Kebakaran Dua Unit Rumah di Eka Jaya Kota Jambi

"Kalaupun duitnya sudah masuk, tapi kalau hitungannya belum ada kan belum bisa kita bayarkan dari manajemen," tambahnya
Sementara itu, Elfry menjelaskan bahwa ada tim yang melakukan proses penghitungan untuk jasa dari masing-masing dokter spesialis. Setelah dilakukan proses penghitungan, hasilnya
diantarkan ke Kasubag Keuangan. Di mana nantinya akan dilakukan proses verifikasi yang akan dicocokkan dengan pagu anggaran.

Baca juga: Dua Kecamatan Jadi Tempat Operasi Pelaku Pengedar Narkoba

"Nah itu itu prosesnya baru diserahkan sama tim penghitung dari hari Rabu (17/3) kemarin. Tentu diproses oleh keuangan. Nah, sekarang kan baru hari Jumat, dan ini kan masih butuh proses. Sebenarnya hari ini insyaallah selesai proses itu," ungkapnya.
Sementara itu, pihak Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kabupaten Tanjung Jabung Barat mengatakan telah membayar jasa medis untuk dokter spesialis di RSUD Daud Arif Kuala Tungkal Kabupaten Tanjabbar. Setidaknya pihak BPJS telah membayar selama enam bulan terhitung untuk pembayaran Juni hingga Juli 2020.

Baca juga: RSUD Kekurangan Dokter Spesialis Dampaknya Layanan Belum Maksimal

Hal ini diungkapkan oleh Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Tanjabbar, Charles Mohammed Mohan Tanjung. Charles menyebutkan bahwa telah membayar jasa medis dokter spesialis sesuai dengan pengajuan dari pihak rumah sakit.
"Sesuai dengan pengajuan dan kita sudah bayarkan itu dari Juni sampai dengan November," katanya.
Secara pembayaran kata Charles bahwa dalam setiap bulan, pihaknya membayar sekitar Rp1,5 miliar ke rumah sakit. Adapun uang tersebut sebagai klaim secara menyeluruh baik untuk jasa medis dan lainnya.
"Kurang etis kalau kita sebutkan angkanya tapi kisaran Rp1,5 M itu untuk perbulannya,"ungkapnya.

Baca juga: DPD Demokrat Keluarkan Maklumat Berisi Ancaman Penggunaan Merk dan Lambang

Disisi lain, terkait dengan klaim pada Desember dikatakan oleh Charles bahwa berkas dari pihak RSUD telah diterimanya, yakni pada Minggu kedua Maret 2021 ini. Berkas tersebut katanya masih akan diproses.
Charles mengatakan bahwa sebenarnya MoU untuk klaim dilakukan setiap bulan. Sehingga nantinya akan di bayarkan pada bulan berikutnya atau 14 hari setelah berkas diverifikasi dan dinyatakan lengkap.
"Karena kami pun punya sanksi jika kami membayarkan melebihi batas waktu dari 14 hari berkas dinyatakan lengkap, yakni satu persen dari total klaim. Jadi sebenarnya bisa bulan ini di klaim, dan bulan besok itu akan di cairkan atau 14 hari tadi setelah berkas dinyatakan lengkap,"pungkasnya. (tribunjambi.com/samsul bahri)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved