Breaking News:

Wawancara Eksklusif

Komite Ekraf Provinsi Jambi Dorong City Branding untuk Jambi

Ketua Komite Ekonomi Kreatif Provinsi Jambi, Berlian Santosa mengungkapkan peran, program, dan kegiatan organisasi itu. Berikut cuplikan wawancaranya

Penulis: Mareza Sutan AJ
Editor: Deddy Rachmawan
TRIBUN JAMBI/MAREZA SUTAN AJ
Ketua Komite Ekonomi Kreatif Provinsi Jambi, Berlian Santosa (kiri) 

Semuanya harus diperhatikan.

Tribun: Apa ekonomi kreatif yang paling diperhatikan Kekraf sekarang? Apakah potensi di digital dalam pengembangannya cukup baik?

Berlian: Dengan adanya kondisi pandemi, kita akan shifting ke digital. Ketika di rakor pariwisata saya sampaikan, digitalisasi ini sudah kudu.

Harus, mau tidak mau, masing-masing. Jika kita tidak mau ke situ, ya selesailah kita.
Mau dunia pariwisata, misalnya, sebelumnya berkunjung ke museum dengan tatap muka, sekarang berkunjung ke museum dengan virtual.

Contohnya, tidak perlu ke gunung, tapi bisa melihat Gunung Kerinci. Maka teknologi dan digitalisasi tadi harus disentuh pemerintah.

Ini bisa dicoba. Mau tidak mau, pemerintah juga harus respek, bahwa anak muda Jambi bisa diajak bareng-bareng.

Misalnya, virtual tourism ke Geopark Merangin. Di sana ada storinya, itu bentukan jutaan tahun yang lampau, daun menjadi batu, pohon-pohon menjadi fosil yang mengeras. Ini menarik sekali, dan bisa dijual baik di skala nasional mau pun internasional.

Tribun: Bagaimana agar pengembangan sektor tourism ini bisa lebih siap lagi? Apa lagi, sektor pariwisata ini menjadi satu di antara fokus yang sedang didorong pemerintah.

Berlian: Kita harus manfaatkan anak-anak muda. Contoh, dalam pameran atau expo, yang datang rata-rata siapa? Orang-orang tua, kan? Anak-anak mudanya ke mana? Itu karena anak-anak mudanya tidak dilibatkan. Padahal anak-anak mudanya keren-keren.

Di luar sana, anak muda yang dilibatkan, mereka yang bergerak. Meski mereka tidak dibayar, tapi mereka mau. Ambil contoh, Bandung layak mendapat prediket kota kreatif karena atmosfer di kota itu mendukung anak-anak muda untuk jadi kreatif. Jadi kota hidup dengan infrastruktur dengan munculnya orang-orang kreatif.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved